Ben Hangatkan Suasana Vaksinasi Massal Tim Fasilitasi CSR Tangsel

Ben Hangatkan Suasana Vaksinasi Massal Tim Fasilitasi CSR Tangsel

TANGSEL | TR.CO.ID

Tetap dengan motto "yang kuat merangkul yang lemah", kembali lagi sebuah badan yang berada di bawah binaan pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) yaitu Tim Fasilitasi CSR Tangsel mengadakan vaksin massal yang berlokasi di Markas Brigade Kavaleri Jl. Rawa Kutuk Pondok Jagung Timur, Serpong Utara - Kota Tangerang Selatan, Rabu (1/9/21).

Kali ini Tim Fasilitasi CSR Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan TNI Brigadir Kavaleri, serta relawan lain dan juga  beberapa perusahaan yang peduli terkait hal pertanggung-jawaban sosial terhadap keadaan masyarakat sekitar. Kegiatan Vaksinasi tersebut dihadiri oleh Walikota Tangerang Selatan, H.Benyamin Davnie.

"Vaksinasi kali ini kami menargetkan peserta pada angka 4.000 orang yang difokuskan kepada warga yang berusia 12 tahun keatas, kaum pelajar tentunya," ujar Hj. Lista Hurustiati Ketua Tim Fasilitasi CSR Kota Tangerang Selatan.

Pihaknya menekankan kegiatan seperti ini akan terus berlangsung hingga tercapai seluruh warga tervaksin agar memiliki imun tubuh yang kuat agar secepatnya kita semua dapat terbebas dari virus Covid 19. Tidak luput masyarakat juga harus menjaga kesehatan dan tidak lupa dengan mematuhi aturan prokes yang berlaku.

Sementara itu, Walikota Tangerang Selatan, H. Benyamin Davnie mengapersiasi kegiatan vaksinasi massal yang diadakan oleh TNI, Polri, Telkomsel, BJB, Tim fasilitasi CSR dan pihak-pihak lainnya. Targetnya juga luar biasa sebanyak 4.000 jiwa.

"Dilihat dari fasilitas yang ada saya yakin target tersebut bisa tercapai dan juga dengan support dari bantuan Telkomsel dalam hal info dan pemberitahuan melalui SMS Live. Saya juga berpesan terhadap para peserta untuk tetap menjaga kesehatan walaupun sudah divaksin, dan juga untuk mengingat dan melanjutkan tanggal vaksin keduanya," tuturnya.

Walikota Tangsel juga mengungkapkan, tentang target 1.073.266 warga yang harus divaksin diusia 12 tahun keatas, terhitung dengan hari ini bisa mencapai 50% dari total target vaksin. Beliau menargetkan pada pertengahan september sudah mencapai 70% dari total target vaksin agar pendidikan , olahraga, kesenian, industri bisa dimulai kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Alhamdulillah angka Covid di Tangerang Selatan sudah semakin baik. Angka Kesembuhan sudah mencapai hampir 95%, kemudian angka kematian jauh turun dibawah standar WHO 2,4%, lalu BOR (Bed Occupancy Rate) nya di 32% baik ICU maupun isolasi makanya saya sedang ancang-ancang untuk pembelajaran tatap muka. Dan juga PPKM level 3 di Tangerang Selatan saya sudah memberitahukan beberapa perubahan seperti pelaksanaan ibadah di tempat ibadah sudah bisa kembali beribadah dengan kapasitas terbatas yaitu 50% dari total kapasitas bangunan. Begitu juga Mall juga sudah bisa buka sampai jam 21:00 dengan aturan yang berlaku yaitu tetap mamatuhi prokes dan total pengunjung dibatasi maksimal 50% dari total kapasitas hariannya. Namun ada beberapa kegiatan yang belum boleh dilakukan seperti kegiatan olah raga yang melibatkan 3 orang atau lebih," bebernya.

Terkait untuk kegiatan sekolah tatap muka, Walikota juga menjelaskan bahwa aturan untuk SMA sederajat itu adalah kewenangan provinsi, namun untuk  SMP ke bawah skenarionya akan dibagi 50:50 menjadi 2 bagian, yaitu rombongan A masuk pada hari Senin Selasa ke sekolah dan rombongan B mengikuti kelas secara online. Pada hari Rabu nya sekolah wajib dibersihkan di seluruh tempat serta disemprot desinfektan dan memastikan seluruh bangunan sekolah tetap steril. Lalu di hari Kamis Jumat Rombongan B masuk ke sekolah dan rombongan A mengikuti kelas secara online dari rumah yang pastinya tetap mematuhi aturan prokes. Namun apabila 1 orang saja terkena Covid 19, maka Walikota akan kembali meliburkan sekolah minimal selama 3 hari sampai keadaan sekolah dipastikan stabil dan steril.

"Lalu bagaimana dengan TK/PAUD yang belum bisa di vaksin? Persyaratannya adalah pada radius lingkungan sekolah/rumah harus sudah steril dan tervaksin. Tidak ada yang terkonfirmasi positif ataupun yang sedang terisolasi mandiri. Apabila ada kasus seperti itu, maka harus mengunggu sampai lingkungan tersebut steril atau dengan kata lain yang terkonfirmasi sudah positif sembuh dan yang terisolasi mandiri sudah mendapatkan hasil negatif Covid," tuturnya.

Selain itu, Walikota Tangsel didampingi oleh Crew Tim Fasilitasi CSR dan diliput oleh Tim Media mengunjungi seluruh titik fase vaksinasi tersebut. Dengan ramah beliau mengobrol dan selalu menghimbau warga untuk mematuhi prokes dan melakukan vaksinasi, serta sering bertanya kepada siswa atau siswi yang sedang menunggu giliran vaksin.

"Kamu mau sekolah tatap muka lagi gak? Kangen kan masuk sekolah? di vaksin yaa. Jangan lupa vaksinasi kedua nya diingetin tanggalnya. Patuhi prokes biar nanti bisa masuk sekolah lagi, OK?," papar Ben dengan ramahnya kepada beberapa pelajar.

  

Ketika mengunjungi stand UMKM, Walikota dikejutkan dengan acara tiup lilin dan kue ulang tahun dari istri dan crew Tim Fasilitasi CSR. Tidak menghilangkan sifat ramah dan bersahabat tanpa pandang bulu, beliau juga memberi potongan kue ulang tahunnya kepada salah satu siswi SMA yang secara tidak sengaja lewat di depan stand dimana acara kejutan ulang tahun tersebut berlangsung. (fuad)