BPKD Jelaskan Berkaitan PSU Taman Royal

BPKD Jelaskan Berkaitan PSU Taman Royal
TANGERANG | TR.CO.ID
 
Plt Kepala Badan Pengolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ruta Ireng Wicaksono
mengatakan, sudah kami kirimkan surat Nomor : 030/1547-BPKD/2021 tertanggal 17
September 2021, Perihal: Hak Jawab berkenaan dengan pemberitaan di Koran
TANGERANG RAYA. "Terkait pemberitaan berjudul "PT.Royal Garden Village Diduga Serobot Lahan Pemkot" yang terbit pada tanggal 16 September 2021 dan pemberitaaan pada tanggal 17 September 2021 yang berjudul "Walikota Didesak Pecat Pejabat Berkinerja Buruk, Soal Urusan PSU Taman Royal,"tutur Ruta, diruang kerja nya, Senin (20/9).
 
Ruta juga menegaskan, terkait pemberitaan yang telah diterbitkan kami dapat
jelaskan, sebagai berikut :
a.Penyerahan PSU di area Perumahan Taman Royal 2 oleh Pengembang telah diterima
melalui 3 tahap penyerahan, dengan total luas sebesar 30.289,50 m2, sebagaimana
Siteplan yang telah ditetapkan pada tahun 2003.
b. Terkait lahan seluas 11.309,36 m2 yang dimaksudkan merupakan penyerahan PSU
tahap kedua dengan lokasi berada di belakang area perumahan Taman Royal 2
(belakang masjid Al Quba, penyerahan tahap 1 untuk lokasi Mushola Al-
Mujaddid).
c. Lahan seluas 11.309,36 m2 yang dimaksudkan bukanlah area pembangunan Cluster
Royal Arum sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan.
d. Terkait perbedaan atau adanya perubahan BAST tahap 3 yang diklaim berada di
pihak pengembang dan diajukan sebagai usulan siteplan baru yang diajukan kepada
Pemerintah Kota Tangerang. Tentunya belum dapat diakui sebagai dokumen resmi.
"Demikian disampaikan agar para pihak dan masyarakat umum pun, mengetahui
kondisi yang sebenarnya. Hormat kami, "tutup Ruta dihadapan awak media ini.
Berkaitan surat dari pihak BPKD yang ditujukan ke Pimpinan Redaksi Koran
Tangerang Raya, ditandatangani Plt. KEPALA BADAN DR.Eng RUTA IRENG WICAKSONO,
ST, MEng, Pembina, IV/a NIP. 197704082003121006. Surat hak jawab, itu juga
ditembuskan Walikota Tangerang, (sebagai laporan), Wakil Walikota Tangerang
(sebagai laporan), Sekretaris Daerah
(sebagai laporan).(Man/hel)