Diduga Cabuli Siswi SD, Oknum RT di Polisikan

Diduga Cabuli Siswi SD, Oknum RT di Polisikan
Neneng Sabilah, Analis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang usai mendampingi keluarga korban membuat laporan ke Polres Metro Tangerang Kota.

TANGERANG | TRM

Okunum Ketua RT di wilayah Kecamatan Sepatan resmi dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota atas dugaan pelecehan seksual terhadap Bunga (Bukan Nama Sebenarnya_red) seorang siswi yang masih duduk dibangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD).  Orang tua Bunga di dampingi Neneng Sabilah, Analis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang  saat membuat laporan ke Polisi.

Selain mendampingi orang tua korban, Neneng Sabilah juga memulihkan kondisi psikologis korban. Ia mengaku tidak menutup kemungkinan terdapat korban baru selain Bunga. Menurut Neneng, berdasarkan pengakuan korban, masih terdapat beberapa anak yang diduga menjadi korban dari perilaku menyimpang terduga yang saat ini telah menghilang dari rumahnya tersebut.

"Sempet saya tanya, dan dia bilang teman teman korban juga ada yang diperlakukan seperti itu ya ditarik, dipeluk dan dicium tapi pada lari," terang Neneng usai melakukan pendampingan terhadap orangtua korban di Polres Metro tangerang kota, Senin (5/10/20)

Atas pengakuan tersebut, Ia mengaku akan melakukan proses penelurusan dilingkungan sekitar terduga pelaku melakukan tindakan tidak senonoh tersebut, sehingga diharapkan dapat lebih mempermudah dirinya untuk melakukan tindakan preventif dan pemulihan.

"Ternyata memang pelaku ini diduga memiliki penyimpangan seksual karna berdasarkan pengakuan dari korban terduga pelaku ini senangnya sama anak anak kecil, tapi kan kalau sekedar suka sama anak anak kecil tidak sampai meraba - raba bagian vital itu sudah jelas penyimpangan dan ini tidak dibenarkan dalam undang undang perlindungan anak," beber Neneng.

Dengan demikian, sambung Neneng, Jajaran Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Tangerang menghimbau kepada masyarakat lainnya yang anaknya menjadi korban tindakan asusila dari terduga oknum RT tersebut untuk dapat melaporkan kepada relawan perlindungan anak yang terdapat disetiap kecamatan yang ada dikabupaten Tangerang.

"Kita lakukan pendampingan dan untuk masalah hukum kita serahkan kepada Polres Metro Tangerang Kota dan kita akan membantu pendampingan dan juga apabila dibutuhkan penanganan medis, pemulihan psikologis kita juga pasti akan membantu tanpa dipungut biaya,"tukasnya.

Selain itu, kata Neneng, pada saat proses hukum tengah memasuki proses pengadilan pihaknya juga akan terus mendampingi korban dengan mempersiapkan pengacara.

"Bila memerlukan pendampingan hukum, kita sudah mempersiapkan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya,  Siswa Kelas 5 SD Diguga Alami Pelecehan Seksual Oknum Ketua RT. (dam)