Dindik Bina Guru ASN Pulau Tunda

Dindik Bina Guru ASN Pulau Tunda

SERANG | TRM

Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) kabupaten Serang melakukan kegiatan pembinaan kepada para guru ASN yang ada di pulau tunda, Selasa (28/7), pembinaan yang dilaksanakan rutin setiap tahun itu selain ajang silaturahmi juga pemaparan metode pelaksanaan kegiatan sekolah di masa pandemi covid-19.

Dalam kegiatan pembinaan itu Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, H. Asep Nugrahajaya menjelaskan, Pendidikan yang memanusiakan adalah pendidikan yang mengantarkan manusia pada perkembangan yang signifikan dalam menentukan, mengembangkan dan menunjukan kesempurnaan kemanusiaan. Segala muatan pembelajaran, informasi yang diberikan serta proses belajar menjadi media untuk menemukan dinamika dengan seimbang. Pendidikan adalah permainan psikologis. Guru sebagai orang yang mengampu bertanggung jawab memanusiakan manusia sesuai tugas dan usianya.

“Alhamdulilah pada awal tahun ajaran 2020/2021, bapak dan ibu sudah melewati titik kritis. Titik kritisnya adalah sudah melaksanakan pembelajaran, pengujian, penilaian dan kelulusan. Proses pembelajaran dibutuhkan pengukuran dan perhitungan. Apa yang dilakukan bapak dan ibu guru nantinya akan berakhir pada proses pendokumenan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekertaris Dindikbud kabupaten Serang, H. Aber Nurhadi menyampaikan optimalisasi Pembelajaran di era merdeka belajar dalam masa Pandemi Covid - 19 sangat penting bagi guru. Sebagai tenaga profesional, guru memiliki tugas utama yakni mendidik, mengajar, membimbing, membina, mengarahkan, menilai dan mengevaluasi peserta didik baik pada pendidikan anak usia dini maupun pendidikan dasar.

“Sebagai tenaga profesional guru harus komitmen, konsisten, dan konsekuen terhadap tugas yang diampunya. Tugas guru sangat mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, mendidik akhlak mulia, membentuk karakter, dan kepribadian peserta didik,” paparnya.

Ia menambahkan dalam pembelajaran, guru harus mengutamakan pembentukan karakter/akhlak mulia.

"Di awal tahun pelajaran, sekolah harus melakukan rapat kerja untuk menilai program kerja tahun yang lalu (TP 2019-2020), menyusun program tahun yang akan datang (TP 2020-2021), melakukan pembagian tugas kepada seluruh personil, dan penyusunan anggaran kegiatan sekolah," demikian H.Aber. (mur/dam)