Disperindakop dan UKM Kota Tangerang Gelar Bimtek Pengembangan Produk Industri

Disperindakop dan UKM Kota Tangerang Gelar Bimtek Pengembangan Produk Industri

 39  Pelaku Usaha Dilatih Menjahit


Dalam menyikapi tuntutan pasar yang semakin mengutamakan produk berkualitas khususnya menjahit.  Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) Pengembangan Produk Industri yaitu berupa pelatihan menjahit, yang diikuti sebanyak 39 peserta se-Kota Tangerang yang digelar selama 3 hari dari tanggal 23-25 Agustus 2022 berlangsung di SMKN 3 Kota Tangerang, Selasa (23/8/2022).

"Kita memberdayakan para pelaku usaha kecil menengah (UKM) untuk meningkatkan kualitas produk yang ramah lingkungan melalui kegiatan bimbingan teknis ini," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Suli Rosadi saat membuka kegiatan.

Dalam bimbingan teknis yang dikhususkan kepada pelaku usaha konveksi menjahit, bertujuan karena selama ini belakangan kebutuhan terhadap sandang sepertinya cukup menantang untuk bisa dipenuhi oleh siapun yang bergerak dibidang wirausaha sandang.

"Peluang untuk menjadi pencipta pakaian model model baru ini sangat berkesempatan, apalagi nanti kedepan kita bukan hanya sekedar melakukan bimbingan yang teknis tetapi juga bimbingan bimbingan untuk proses kelanjutan usaha juga akan diberikan, apakah mereka kedepan hasil usahanya di ekspor atau menambah modal didalam negeri," katanya.  

"Dan mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini akan bermunculan wirausaha baru di kota Tangerang," tambahnya. 

Suli menambahkan dengan kegiatan ini diharapkan bisa bermanfaat untuk para pelaku usaha dalam menambah pengetahuan, keterampilan  teknis produksi, serta pengelolaan bisnis. Sehingga, para pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya lebih luas lagi dan menjadi mandiri.

Suli juga menambahkan, dalam kegiatan ini jumlah peminat atau peserta cukup banyak dan antusias, hanya saja jumlahnya cukup terbatas.

"Kita membuka aplikasi dan peminatnya cukup banyak, hanya saja jumlahnya terbatas, tapi dengan banyaknya jumlah peserta yang daftar, maka bukan tidak mungkin untuk tahun depan jumlah pesertanya akan ditambah," ungkap Suli.   

Sementara dalam kesempatan tersebut, para peserta dengan antusias dan serius melakukan kegiatan melatih menjahit yang didampingi oleh instrukstur menjahit yang berpengalaman. (adv)