Dua Desa Musyawarah Tanah Wakaf Diapresiasi Kemenag

Dua Desa Musyawarah Tanah Wakaf Diapresiasi Kemenag

LEBAK | TRM

Warga di Dua desa, yakni Desa Calungbunghur dan Desa Mekarbungur Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak Provinsi Banten, melaksanakan Musyawarah Tanah Wakaf yang akan direlokasi pembangunan Waduk Karian seluas 3 Hektare pasca banjir di Kecamatan Sajira.

“12 Lokasi tanah wakaf direlokasi pembangunan waduk karian, yaitu terdiri dari wakaf tanah kuburan, wakaf madrasah, wakaf mesjid, mushola, majlis ta’lim,”  Ujar  Ma’mun MS, Kepala Desa (Kades) Bungurmekar kepada media, Selasa (28/07).

Menurutnya, tanah wakaf dari hasil musyawarah tidak ada masalah dengan ahli waris,

“Tanah wakaf sudah diwakaf buyutnya, tinggal kita lengkapi kekurangan Administrasinya,” jelas Ma’mun.

Pihak desa Bungurmekar telah membentuk panitia, untuk mengurus tanah wakaf yang terkena dampak relokasi pembangunan waduk karian.

Untuk melengkapi Administrasi surat-surat kewakafan pihak desa berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama setempat.

“Untuk saat ini kebutuhan yang mendesak tanah wakaf kuburan,” terangnya.

Pihak desa dan warga Bungurmekar  berharap, pemerintah untuk segera merealisasikan penggantian tanah wakaf yang terdampak pembangunan waduk Karian.

Sementara itu, H Asep Sunandar Kasie Wakaf Kanwil Kemenag Banten mengatakan, ia mengapresiasi semangat masyarakat dalam Musyawarah mufakat terkait wakaf.

“Tanah wakaf di desa ini tidak ada masalah, tinggal menambahkan kekurangan seperti administrasi Akad Ikrar Wakaf (AIW) di KUA setempat,” katanya

Asep meminta, pihak desa berkoordinasi dengan pihak KUA masalah tanah wakaf ini. Setelah beres surat-surat wakaf akan segera melaporkannya.

“Mudah-mudahan tanah wakaf yang terkena pembangunan waduk karian segera direalisasi oleh pemerintah pusat,” harap Asep singkat. (ary/yat/dam)