Ferry : Harus Ada Solusi Jitu Tangani Sampah

Ferry : Harus Ada Solusi Jitu Tangani Sampah
Petugas kebersihan saat membersihkan sampah

KOSAMBI | TR.CO.ID

Ferry Zulfian selaku Kasie Ekbang Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang mengungkapkan, setelah kewenangan atas Perbup mengenai pelimpahan kewenangan dari Bupati kepada Camat untuk prihal kepengurusan sampah di wilayah Kecamatan, harus ada sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat.

"Kami berharap agar antara warga masyarakat, Karang taruna, organisatoris, ulama, pemuda, tokoh masyarakat dan lainnya yang tidak terlepas sebagai penduduk yang ada di wilayah Kecamatan Kosambi agar dapat bersinergi memerangi sampah di wilayah masing-masing," kata Ferry dalam keteranagan resminya, Minggu (21/2/21).

Kesinergian ini, lanjut ferry, dapat menghasilkan sesuatu yang dahsyat dan luar biasa, karena bagaimanapun, dan sekecil apapun sampah adalah tetap sampah.

"Di hari jadi Peduli Sampah Nasional ini, ayo semua jangan hanya berpangku tangan saja, mari kita buktikan kalau kita bisa mengatasi permaslahan sampah. Bulat air di pembuluh bulat kata di mufakat. Slogan minang yang saya bahasa Indonesiakan ini setidaknya penanggulangan sampah dapat di pecahkan dengan musyawarah dan mufakat yang menghasilkan sebuah kesepakan dengan satu tujuan," ujar Ferry.

Dia juga meminta masyarakat tidak abai dengan terhadap kebersihan lingkungan dan menyia-nyiakan samapah yang sebenarnya dapat diolah.

"Tak elok (tak baik,red) bila kita cuek dengan masalah sampah ini, sampah dapat di manfaatkan di masa pandemi dan dapat berbuah hasil bisnis bila di manfaatkan sesuai garis bisnis dan ekonomi. Di sinilah letak peranan masyarakat dalam pergerakan pembangunan ekonomi dengan memegang aturan batas hukum yang di tetapkan oleh pemerintah. Terlebih lagi Bupati Tangerang telah susah payah  mencanangkan pengendalian sampah masyarakat dengan Pola Kumpul Angkut Buang," katanya.

Menurutnya, sampah bisa menjadi sumber penyakit bila tidak urus,  akan tetapi bisa menjadi rezeki bila kita pandai mensiasatinya.

"Buanglah sampah pada tempatnya karena bagaimanapun walaupun sedikit saja anda buang sampah apapun itu, tetap saja itu adalah sampah. Dan jangan lupa di masa sulit ini terlebih di selimut dengan Virus Covid-19, jadi tetap kita budayakan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan," tambahnya.

Ferry menegaskan, TPA yang sekarang ada, sudah harus di buatkan solusi jitu mengingat semakin hari sumbangan sampah dari tiap Kecamatan semakain banyak.

"Setiap Kecamatan yang masih angkut sampahnya di tepi jalan harus terpikirkan, sekalipun mempunyai TPS  di wilayah Kecamatan, apakah kedepannya dan bagaimana karena TPS daya tampungnya pun hanya sekala kecil," ungkap Ferry.

Antisipasi permasalahan sampah, tambah Ferry, harus segera di pikirkan dan ada payung yang jelas untuk mengelolanya.

"Harus sedia payung sebelum hujan, artinya berbenah diri sebelum masalah sampah akan datang menghampiri. Setidaknya mudah-mudahan pemikiran cetek saya ini dapat di tindak lanjuti dengan berbagai ide-ide baru yang inovatif," pungkasnya.(dam/iyo)