Gubernur Lantik Bupati Serang dan Walikota Cilegon

Gubernur Lantik Bupati Serang dan Walikota Cilegon

HEBOH: DITETAPKAN KPU

SERANG | TR.CO.ID

Hari ini, Jumat (26/02) Gubernur Banten lantik Bupati dan Wakil Bupati Serang serta Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih, di Pendopo Gubernur secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan.

Diketahui, Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang, serta Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta, sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

Semula, pelantikan tersebut direncanakan akan dilakukan pada hari Kamis (25/02), namun diundur menjadi hari Jum'at, (26/02).
Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Banten, Gunawan Rusminto mengatakan, pengunduran pelantikan untuk Bupati/Wakil Bupati Serang dan Walikota/Wakil Walikota Cilegon karena adanya arahan langsung dari Kementerian Dalam Negeri.

"Arahan dari Kemendagri bahwa pelantikan Bupati/Walikota dilakukan secara serentak pada hari Jumat tanggal 26 Februari 2021 di masing-masing provinsi," kata Gunawan kepada wartawan.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim sedianya akan melakukan pelantikan Bupati/Wakil Bupati Serang dan Walikota/Wakil Walikota Cilegon terpilih pada tanggal 25 Februari 2021 secara langsung.

Pelantikan Kepala Daerah yang akan dilantik tersebut tertuang dalam SK Menteri Dalam Negeri Nomor 131.36-264 Tahun 2021 Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Banten, ditetapkan di Jakarta tanggal 19 Februari 2021.

Menurut Gunawan, meski pelantikn dilakukan secara langsung, namun pelantikan tersebut akan tetap menerapkan protokol kesehatan dan tamu undangan terbatas.

"Bupati dan Walikota dilantik Pak Gubernur Wahidin Halim secara langsung, dengan tamu terbatas," kata Gunawan.
Selain dilantik secara langsung, pelantikan juga akan tetap disiarkan secara virtual, untuk mengakomodasi tamu undangan dari Kabupaten/Kota.

"Tamu lainnya mengikuti secara virtual dari Kabupaten/Kota masing-masing," tandasnya

Sementara itu, Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa mengatakan, berbagai pekerjaan rumah (PR) siap dituntaskan Ratu Tatu pada periode kedua.

Tatu mengatakan, bersama Pandji Tirtayasa akan melanjutkan program-program yang belum terselesaikan di periode sebelumnya.
“Terutama terkait dengan peningkatan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat,” kata Tatu kepada wartawan, Kamis (25/02).

Tatu menilai, pemberdayaan masyarakat ke depan menjadi penting agar turut serta menjaga lingkungan, ikut membangun daerah melalui fungsinya masing-masing, serta bersinergi menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Berkaitan dengan mengubah pola pikir masyarakat pasti dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan yang tidak kalah penting semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Tugas lain yang juga menjadi prioritas adalah program mengurangi pengangguran dengan lebih meningkatkan pemberdayaan UMKM, mendorong program bidang pariwisata, dan kerja sama pelatihan industri.

“Kami juga punya pekerjaan pokok yang lain, yakni menyiapkan pembangunan pusat pemerintahan,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Serang akan tetap fokus pada upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). Oleh karena itu, pelayanan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan program peningkatan daya beli masyarakat akan tetap prioritas.

“Aspek pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten Serang insya Allah tuntas di periode pertama, dan dilanjutkan ke jalan desa pada periode kedua. Program ini mendukung aksesibilitas ekonomi masyarakat dan mendorong tingkat daya beli,” tuturnya.

Program pendidikan dan kesehatan terus dilanjutkan, mulai dari pemberian beasiswa SD-SMP dan perguruan tinggi, program kejar paket, sarana prasarana, dan peningkatan kualitas pendidik.

“Bidang kesehatan, kita akan menuntaskan bantuan ambulans untuk 326 desa. Kemudian peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas dan Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara,” ujarnya.

Program bidang pertanian dan perikanan, serta ketahanan pangan juga terus didorong untuk lebih maksimal.

“Sektor ini juga, mendorong program peningkatan produksi pertanian dan perikanan, menuju ketahanan pangan berkelanjutan,” kata Tatu.

Saat ini, Indonesia masih melawan pandemi Covid-19. Tatu menilai, Pemkab Serang harus terus menyesuaikan diri dalam proses pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, ke depan pelayanan berbasis digital dan sistem pelayanan berbasis elektronik (SPBE) harus semakin maksimal.

“Indonesia harus bangkit, program vaksinasi harus bersama dituntaskan, dan disiplin akan protokol kesehatan harus diperkuat,” tukasnya.

Tatu berharap, semua stakeholder, terutama masyarakat secara umum bersinergi dengan Pemkab Serang dalam mencapai harapan bersama.

“Kami juga selalu memohon doa, terutama dari para ulama, agar saya dan Pak Pandji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” pungkasnya. (adg/jojo)