Inna Lillahi, 'Paku Bumi Banten' Meninggal Dunia

Inna Lillahi, 'Paku Bumi Banten' Meninggal Dunia
Almarhum Abuya KH Uci Thurtusi. Dok. Harian Tangerang Raya.

TANGERANG | TR.CO.ID

Empat Ulama besar di tanah Jawara Banten yang kerap di sebut - sebut oleh masyarakat muslim sebagai 'Paku Bumi Banten' (Pusaka). Sebuah julukan bagi para ulama besar Banten yang diakui ke ilmuanya dan mempunyai kharismatik luar biasa.

Keempat ulama itu yakni Abuya KH Syar'i Ciomas, Abuya KH Muhtadi Cidahu, Abuya KH Munfasir Padarincang dan Abuya KH Uci Thurtusi Pasarkemis.

Dan, kini tinggalah tiga 'Paku Bumi Banten' atau ulama besar di Banten setelah Abuya KH Uci Thurtusi dipanggil sang khalik, pada Selasa (06/04) kemarin. Inna Lillaahi wa inna ilaihi roji'un.

Kepergian ulama kharismatik asal Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang tentu saja meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi ummat Islam, khususnya para jamaah Abuya KH Uci Thurtusi. 

Sosok ulama Abuya KH Uci Thurtusi pendiri Majelis Akbar sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqlaliyah Cilongok ini memang menjadi salah satu kebanggaan ulama di tanah air, khususon masyarakat Banten.

Juga satu diantara tiga ulama 'Paku Bumi Banten'. Abuya Uci adalah sosok kyai termahsyur yang amat di cintai dari berbagai kalangan. Para jamaahnya tersebar hingga ke mancanegara, Malaysia, Brunaidarusalam, Thailand hingga tanah Mesir.

Kepergiannya yang mendadak membuat ummat Islam seakan tak percaya. Sebab, pada hari Minggu (04/04) Abuya Uci masih terlihat sehat bugar mengisi pengajian mingguan di Pondok Pesantren yang juga tempat tinggal Abuya Uci.

Duka haru dan tangis yang mendalam mengiringi kepergian sang 'Paku Bumi Banten' Abuya KH Uci Thurtusi. Pun, doa-doa serta sholawat menghantarkan Abuya Uci ke pembaringan terakhirnya.

Ribuan ummat Islam menyaksikan langsung pemakaman Abuya Uci di Cilongok, Selasa (06/04) sekira pukul 3 : 00 WIB. Jamaah berbaur dari segala penjuru, semua ruang di lingkungan Ponpes ini berasa bergetar hebat oleh lantunan-lantuan ayat suci, sholawat serta doa-doa yang terus di panjatkan.

Abuya KH Uci Turtusi bin Abuya KH Dimyati yang lebih dikenal sebagai Abuya Uci, adalah seorang ulama dan pendakwah muslim Indonesia yang berpengaruh dari Banten. Abuya Uci adalah pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqlaliyah Cilongok yang menggantikan ayahnya, Abuya KH. Dimyati bin KH. Romli yang wafat pada awal 2001 silam.

Namanya tidak hanya di kenal di tanah Jawa saja, Abuya Uci juga terkenal hingga ke mancanagara seperti Mesir, Yaman, Arab, India, Irak hingga Maroko. Dan jamaah dari negara-negara ini pun kerap datang untuk menghadiri acara yang dipimpin Abuya Uci.

Abuya Uci, kepergianmu sebuah kehilangan 'pusaka' dahsyat bagi ummat Islam. Abuya Uci Selamat Jalan, doa kami menyertaimu. Semoga Allah SWT memberikan syurga-Nya yang terbaik. Amin Allahumma Aaminn. (fuad/dam)