Kakek Mainkan Kelamin Sambil Pandangi Wanita di Gerbong Kosong KRL

Kakek Mainkan Kelamin Sambil Pandangi Wanita di Gerbong Kosong KRL

CIPONDOH | TR.CO.ID

Seorang pria paruh baya diamankan petugas keamanan Stasiun Tanah Abang karena dilaporkan oleh salah satu penumpang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual di dalam kereta rel listrik (KRL). Pelaku ditangkap di Stasiun Duri dan dibawa untuk diinterogasi di pos keamanan Stasiun Tanah Abang terkait perbuatannya(26/05/2021).

Awalnya, wanita yang berkependudukan di Kota Tangerang ini hendak berangkat kerja menggunakan jasa transportasi umum kereta api listrik dari Stasiun Poris (Kota Tangerang) menuju Stasiun Duri sekitar pukul 16:00. Dalam keadaan terburu-buru, korban masuk dan duduk di gerbong ke lima yang situasinya benar-benar tidak penumpang pada gerbong tersebut.
"Duduk disini aja gapapa deh, biar turunnya pas di pintu keluar stasiun," pikir korban.

Ketika KRL sudah berjalan, layaknya masyarakat biasa korban mengeluarkan smartphone guna menghilangkan jenuh & ngantuk di perjalanan. Asyik memainkan Handphone, korban tiba-tiba terkejut serta "Shock" mendapati seorang Pria Tua duduk di depannya sudah mengeluarkan dan sibuk memainkan kelaminnya yang "sedikit" ditutupi tas sandang.


Dengan keadaan ketakutan, korban perlahan melirik keadaan gerbong yang ternyata benar-benar kosong kecuali si korban dan Pria Tua tersebut. Korban berinisiatif untuk pura-pura tetap memainkan handphone dan merekam tindak pelecehan seksual tersebut. Setibanya di Stasiun Duri, beliau langsung berlari dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan.

Setelah dikonfirmasi oleh pihak keamanan stasiun, korban langsung mengirim video hasil rekaman sebagai bukti pelecehan tersebut yang berdurasi 18 detik via WhatsApp dan wanita ini langsung meninggalkan area stasiun bergegas ke tempat bekerja.
"Panik, takut diapa-apain sama bapak itu mana ga ada orang sama sekali di gerbong." ucap korban kepada wartawan Tangerang Raya ketika diwawancarai dirumahnya (26/05/2021).

Wanita ini juga menjelaskan pihak keamanan stasiun sudah mengkonfirmasi bahwa pelaku pelecehan tersebut sudah ditangkap langsung di Stasiun Duri dan dibawa ke Stasiun Tanah Abang untuk diamankan serta diinterogasi. "Assalamualaikum Mba, Pelakunya sudah ditangkap di Stasiun Duri dan dibawa oleh petugas Tanah Abang. Mba tolong koordinasinya ya kalau bisa kesini sekarang" kata petugas Stasiun Duri menggunakan fitur Voice Note pada pukul 20:25.


Berhubung korban dalam keadaan sedang bekerja, beliau tidak dapat menghadiri panggilan tersebut dan mendapat kiriman foto tersangka yang sudah diamankan di pos keamanan stasiun. Beliau menyatakan akan menyempatkan diri untuk koordinasi kembali ke pihak Stasiun besok (27/05/2021) sambil berangkat kerja.

"Himbauan untuk semua masyarakat terutama pengguna transportasi umum. Panik ya wajar aja, cuma jangan pasrah gitu aja. Beraniin diri pura-pura main hp, trus foto kalau perlu rekam video biar jadi bukti. Kejadian seperti ini mana ga ada saksi mata ya pelaku bisa aja bohong kan? " pungkas suami korban.
Korban menyatakan untuk tidak meneruskan kasus ini ke jalur hukum dan masih memilih untuk diam karena shock ketika ditanya oleh pihak Media Tangerang Raya.

Tindak asusila seperti ini kerap terjadi dimana saja. Rasa takut dan cemas pasti melanda apalagi untuk kaum hawa. Asal ada saksi mata, barang bukti, semua hal bisa diadili. Indonesia adalah negara hukum dan tiap warga negara memiliki perlindungan hukum yang jelas.

BERANI dan LAPORKAN !(fuad)
 

#NB: Jangan segan untuk menghubungi kami jika anda memiliki data dan fakta akurat yang layak untuk diberitakan. Scan dan chat admin via WhatsApp untuk koordinasi lebih lanjut (081284928270)