Kapolsek Sepatan Bantah Soal Karyawan Disandra

Kapolsek Sepatan Bantah Soal Karyawan Disandra
Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti Mohammad Sugiyarto

TANGERANG | TRM

Polsek Sepatan Polres Metro Tangerang Kota, melakukan pengecekan terkait adanya pemberitaan media Online terkait adanya dugaan penyandaraan puluhan karyawan oleh PT Damai Indah Kacatipis (Dainka) Kabupaten Tangerang.

“Sudah kami lakukan pengecakan langsung ke PT Dainka terkait pemberitaan oline tersebut, kami tegaskan bahwa berita itu tidak benar,” kata Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti Mohammad Sugiyarto, Sabtu (13/6/20).

Pengecekan ke PT. Dainka di Jalan Raya Karet V, Kawasan Industri Akong Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang itu, kata AKP I Gusti, dihadiri langsung oleh Muspika Sepatan.

Berdasarkan fakta dilapangan, jelas AKP I Gusti,dengan adanya pandemi Covid-19 perusahaan mengambil kebijakan merumahkan karyawan sebanyak 147 Orang dan tetap memberikan gaji 80% dari gaji yang diterima.

Namun demikian, ungkap AKP I Gusti, untuk menjaga perawatan mesin, gudang dan kebersihan serta administrasi, perusahaan memerlukan 37 karyawan dengan catatan mau membuat pernyataan tidak keluar area pabrik atau berada dilingkungan pabrik dengan fasilitas yang telah disediakan untuk menjaga karyawan tidak tertular virus Covid-19 dari luar area Pabrik.

“Karyawan yang berminat untuk bekerja membuat pernyataan, setiap akhir pekan bisa dikunjungi oleh keluarganya dengan standar protokol kesehatan,” ujar AKP I Gusti.


Dia menjelaskan, pihak Polsek Sepatan juga melakukan kroscek atas keterangan manajemen perusahaan tersebut kepada 7 Karyawan yang dipilih secara acak, dari 7 karyawan tersebut memberikan keterangan bahwa tidak merasa di sekap oleh perusahaan dan karyawan bisa beraktivitas olahraga, bertemu keluarga pada saat hari minggu dan bisa berkomunikasi menggunakan handphone dan karyawan merasa cukup senang dengan gaji yang cukup besar.

“Pihak karyawan tidak terima, dikarenakan merasa tidak adanya penyekapan dan hak-haknya pun dipenuhi oleh perusahaan,” pungkasnya. (rls/srm)