Karyawan Bunuh Bos

Karyawan Bunuh Bos
Kompol Aditya Sembiring, Kapolsek Jatiuwung saat gelar perkara.
Karyawan Bunuh Bos

HEBOH: SAKIT HATI

 

 

 

TANGERANG | TRM
Jajaran Polsek Jatiuwung dibantu Polrestro Tangerang Kota berhasil mengungkap misteri pembunuhan terhadap Kit Fo (42) yang jenazahnya ditemukan di Jalan Kampung Bayur RT 03, RW 04, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang dengan kondisi mengenaskan.

”Setelah kami melakukan penyelidikan dengan intensif, akhirnya kasus pembunuhan itu terungkap. Pelakunya adalah Nurjen, mantan karyawan korban yang merasa sakit hati,” ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, Senin (23/11).

Menurut Kompol Aditya, pembunuhan yang terjadi pada Kamis (19/11) lalu tersebut berawal ketika pelaku minta ganti sepeda motor yang dihilangkan oleh korban.
Karena penggantinya dinilai tidak seimbang, pelaku sakit hati dan berpura-pura minta antar ke rumah kerabatnya di wilayah Bayur dengan mengendarai sepeda motor.

Tanpa rasa curiga, korban yang merupakan pengusaha pengolahan nugget itu menuruti permintaan pelaku. Sesampai di lokasi, pelaku  yang telah mempersiapkan palu di dalam tasnya, minta berhenti dan langsung memukul kepala korban hingga berkali-kali dengan senjata tumpul tersebut. Akibatnya, korban yang tak lain bekas bosnya itu jatuh tersungkur dan tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP)  dengan kondisi mengenaskan.

Melihat korbannya tidak berdaya, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban ke wilayah Kabupaten Tangerang. Namun pelarian pelaku terhenti, setelah Polsek Jatiuwung menangkapnya.

“Pelaku kami tangkap di rumah kerabatnya di wilayah Kabupaten Tangerang pada Minggu (22/11) malam,” kata Aditya saat gelar perkara di kantor Maposlek Jatiuwung.

Di hadapan petugas, kata Kapolsek, pelaku yang merupakan bekas karyawan korban mengaku  tega menganiaya korban hingga tewas karena sakit hati sepeda motor miliknya dihilangkan oleh korban.

”Sebenarnya antara pelaku dan korban sudah saling kenal selama 13 tahun. Namun semenjak sepeda motor pelaku dihilangkan oleh korban dan diganti tidak sesuai, pelaku berhenti dari tempat kerjanya itu,” kata Kapolsek.

Dan sebelum pembunuhan itu terjadi, pelaku berusaha menagih kembali. Namun tidak dihiraukan oleh korban, sehingga pelaku sakit hati dan membunuhnya.
”Sampai saat ini pelaku masih mendekam di Polsek Jatiuwung,” pungkasnya. (cng/jojo)