Kepsek SMPN 1 Kibin Pimpin Rapat Kenaikan Kelas

Kepsek SMPN 1 Kibin Pimpin Rapat Kenaikan Kelas

SERANG | TRM

Kebijakan pendidikan untuk peserta didik memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 telah dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Prinsip kebijakan di masa pandemi covid-19 ini dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tanaga kependidikan dan masyarakat luas menjadi salah satu materi yang disampaikan Kepala UPT SMPN 1 kibin, Muhri saat rapat kenaikan kelas dengan para wakasek, wali kelas VII sampai IX dan para guru mata pelajaran di ruang guru, Rabu (17/6).

Menurut Muhri, pada Juli 2020 mendatang, tahun ajaran 2020/2021 akan dimulai. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan melihat kondisi daerah. Untuk daerah yang berada di zona kuning, orangnye dan merah dilarang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Di zona tersebut tetap melanjutkan belajar di rumah. “Sekolah harus membuat keputusan skema pembelajaran, mempertimbangkan secara matang sehingga peserta didik tetap terjaga kesehatannya. Pelaksanaan utama belajar tatap muka tentu di wilayah zona hijau.”kata Muhri.

Muhri menambahkan, pelaksanaan belajar tatap muka bisa dilaksanakan jika pemerintah daerah kabupaten Serang memberikan izin. Sekolah sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melaksanakan belajar tatap muka. Juga orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka. Jika salah satu persyaratan tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melajutkan belajar dari rumah secara penuh,” imbuhnya.

Untuk kenaikan kelas 7 dan kelas 8, kata Muhri, ditetapkan berdasarkan hasil belajar siswa selama satu tahun pelajaran yang diperoleh dari nilai rata-rata semester 1 dan semester 2. Nilai semester genap kelas 7 dan 8 diambil dari 60 persen rata-rata harian ditambah 40 persen penugasan. Untuk kriteria kenaikan kelas yakni memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik. “Kriteria kenaikan bagi siswa dengan mempertimbangkan semua mata pelajaran diikuti dengan baik, kriteria sikap baik, pramuka baik dan tidak boleh ada 2 mata pelajaran yang nilainya kurang dari KKM. Untuk wli kelas 7 dan 8 dapat menginformasikan berapa jumlah total peserta didik, laki-laki dan perempuan dan kendalanya apa saja sebagai catatan untuk dibahas dalam rapat selanjutnya,” papar Muhri.

Muhri menghimbau kepada panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) segera melaksanakan tugas dengan membuat program, menginventarisir kebutuhan, membuat spanduk. PPDB dilaksanakan secara online yang dipandu oleh proktor. (mur/dam)