Kurban 44 Ekor Sapi dan 58 Kambing di Tengah Pandemi

Kurban 44 Ekor Sapi dan 58 Kambing di Tengah Pandemi
Saling gotong royong Warga Villa Tangerang Elok sedang menyembelih hewan Kurban di Masjid Jamii Al-Muhajirin.

PASAR KEMIS | TR.CO.ID

Jamaah Masjid Al - Muhajirin Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang masih bisa berbagi kepada masyarakat, meski pada situasi yang sulit seperti ditengah pandemi covid-19 saat ini, para jamaah berhasil mengumpulkan dan menyembelih 44 ekor Sapi dan 58 ekor kambing sebagai hewan Kurban pada Idul Adha 1442 H / 2021.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al - Muhajirin Villa Tangerang Elok Ust. Suwanto menjelaskan, mengenai jumlah yang memberikan qurban itu tahun 2021 justru semakin bertambah bukan berkurang karena semangat warga untuk berbagi lebih tinggi.

Kemudian, kata Suwanto, karena kondisi covid 19 dan berlakunya PPKM Darurat untuk membantu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, panitia kurban baik dalam penyembelihan maupun penditribusian daging qurban dilakukan di enam titik.

"Biasanya untuk pemotongan hewan kurban itu, terpusat di Masjid Jamii Al - Muhajirin, untuk tahun ini di pecah - pecah menjadi enam titik, ke masing - masing RW. Jadi setiap RW di mUshola itu dilakukan pemotongan hewan qurban juga penyelenggaraan Sholat Ied," katanya Kepada Wartawan, Selasa (20/7/21).

Di perayaan Idul Adha tahun ini pihaknya berharap semoga semuanya dapat lebih bersyukur, karena selama se tahun di berikan Nikmat oleh Allah dan dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Juga kami mengingatkan, di tengah pandemi covid 19 ini, mari kita bersama - sama mendukung program pemerintah dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang anjurkan oleh pemerintah, juga karena sekerang kondisinya harus vaksin, mohon yang belum di vaksin untuk mengikuti vaksinasi agar menambah kekebalan tubuh kita semuanya," tutu Suwanto.

Hary Djanto Koordinator Keamanan Masjid Jami Al-Muhajirin Villa Tangerang Elok mengatakan, seluruh kegiatan tetap menekankan prokes yang dianjurkan oleh pemerintah, terhitung sejak kemaren sore, yakni pada malam takbiran di laksanakan tidak menggunakan pengeras suara di luar hanya didalm berjalan lancar.

Prokes tetap di arahkan dari pihak DKM, untuk mengurangi kerumunan yang ada di Masjid Al-Muhajirin, pihak DKM mensiasati dengan membagi kegiatan di empat titik, karena Masjid Al-Muhajirin memebawahi beberapa Mushola.

"Jadi Masjid Al- Muhajirin ini membawahi beberapa mushola, di setiap mushola juga melaksanakan sholat Ied dan pemotongan hewan kurban karena untuk mengurangi kerumunan, yang ada di masjid, yang jelas masalah ke amanan, Alhamdulillah dari mulai sore kemarin, tadi pagi sampai pemotongan selesai berjalan lancar tidak ada kerumunan diluar, karena memang kupon daging kurban ini sudah di suplai ke tiap tiap yang berhak menerima," ujar Hary Djanto.

Juga, sambung HarY Djanto, untuk pendistrian daging kurban cukup perwakilan yang datang, jadi tidak ada kerumunan yang diluar karena kupon dari jauh hari sudah di bagikan kepada yang berhak menerima.

"Saya selaku koordinator ke amanan di Masjid Al-Muhajirin ini intinya bekerja sama dengan semua pihak, dari mulai RT/RW ketua DKM Mushola maupun DKM Masjid serta lainnya," pungkasnya. (fuad/dam)