Liga Askab dan Sepakbola Wanita Jadi Perioritas Daniel

Liga Askab dan Sepakbola Wanita Jadi Perioritas Daniel

TANGERANG | TR.CO.ID

Liga Asosiasi Kabupaten (Askab) dan pembinaan sepakbola terhadap usia dini wanita sedianya nmenjadi salah satu perioritas Ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang, H. Daniel Ramdani, Senin (5/4/2021).

Ya, program kerja tersebut dicetuskan Daniel setelah dirinya dinyatakan sebagai ketua terpilih pada Muskab IV PSSI Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan pada, Kamis (1/4/ 2021) lalu.

Di Kabupaten Tangerang, kata Daniel, memiliki sumberdaya manusia yang melimpah serta mencintai sepakbola. Karenanya, ia akan lebih optimalkan pembinaan terhadap usia dini.

"Potensi yang ada harus kita ambil dan maksimalkan guna dilakukan pembinaan, supaya melahirkan atlit sepakbola yang berprestasi dan profesional," tutur pria yang pernah menjadi Manajer Persita U-21 tahun 2015 tersebut.

Menurut Daniel, pembinaan yang selama ini dilakukan oleh kepengurusan terdahulu sudah baik.

"Kita akan lebih optimalkan hingga melahirkan atlit sepakbola yang punya warna di persepakbolaan nasional, bahkan internasional. Pembinaan ini tidak hanya dilakukan Askab PSSI Kabupaten semata, namun juga melibatkan keberadaan para SSB," jelasnya.

Selain pembinaan terhadap pemain usia dini pria, pembinaan kepada sepakbola usia dini wanita juga akan menjadi prioritasnya, kendati saat ini masih kekurangan stok atlit.

"Karena ini menjadi bagian domain Askab, maka kita juga melakukan optimalisasi ke pembinaan sepakbola wanita. Wanita main sepakbola bukan kegiatan tabu, namun itu menjadi hak yang harus dibina supaya berprestasi," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Askab PSSI Kabupaten Tangerang, Moch Maesal Rasyid mengaku optimis dengan rencana dan target H. Daniel tersebut, karena personaliti ketua Askab PSSI Tangerang saat ini, dalam kancah persepakbolaan bukan barang baru.

"Pengalaman dalam menata organisasi dan pembinaan sudah teruji dan terbukti, dimana dia selalu aktif dalam kegiatan sepakbola di Kabupaten Tangerang, berbagai jabatan pernah diembannya," ungkap mantan pemain Persita ini.

Namun demikian, Moch Maesal Rasyid mengingatkan Daniel beserta jajarannya untuk lebih aktif dalam menata organisasi sepakbola yang ada, mulai dari pembinaan usia dini dan peningkatan jumlah pelatih serta wasit untuk level Kecamatan.

"Askab PSSI Tangerang harus mampu menambah jumlah sekolah sepakbola di level kecamatan, supaya bibit pemain bisa terkontrol dan terakomodasi dalam pembinaan. Disamping itu, kita juga harus menambah jumlah pelatih dan wasit di level Kecamatan," tukasnya. (ali)