Mahasiswa Desak Reformasi Manajemen PT.PITS

Mahasiswa Desak Reformasi Manajemen PT.PITS
Puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menyerbu Kantor Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin (8/11).Mereka datang dengan sejumlah tuntutan dan kritik atas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Tangsel, yakni PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS). 

TANGSEL | TR.CO.ID

Puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menyerbu Kantor Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin (8/11). 

Pantauan media, dengan membawa atribut mulai dari bendera, banner, hingga kertas berisikan tuntunan, mereka menggelar aksi tepat di depan gerbang keluar kantor pusat pemerintahan Kota Tangsel. 

Kedatangan mereka bukan tanpa tujuan. Mereka datang dengan sejumlah tuntutan dan kritik atas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Tangsel, yakni PT.Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS). 

Orator berambut gondrong terlihat memimpin aksi tersebut. Nyanyian hingga orasi berisi kritikan dengan tegas dilontarkannya, dan disusul oleh teriakan massa aksi yang lain. 

Perwakilan mahasiswa sekaligus Ketua Umum dari Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Kota Tangsel Bima Rizky menuturkan, terdapat lima poin utama yang menjadi tuntutan dalam aksinya kali ini. 

"Pertama kami menuntut agar Walikota Tangsel mengevalusi kinerja PT PITS," teriak Bima usai menggelar demontrasi. 

Kedua, mereka menuntut agar Walikota Tangsel dapat segera melakukan reformasi secara struktural di badan usaha plat merah tersebut. 

"Kemudian harus melakukan transparansi penggunaan anggaran modal yang diberikan dari Pemkot Tangsel kepada PT PITS," tegas pendemo. 

Terakhir, mereka menuntut agar Pemkot Tangsel dapat segera melakukan rekruitmen dewan direksi sesuai dengan Permendagri Nomor 37 tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah. 

"Hindari proses seleksi dewan komisaris dan anggota direksi dari nuansa politis," lanjut Bima lagi. 

Kelima tuntutan itu, kata Bima, telah disampaikan kepada perwakilan dari Pemkot Tangsel. 

"Hal itu dikatakan akan menjadi bahan evaluasi. Kami berikan waktu hingga HUT Tangsel. Jika tidak, kami akan kembali dan menggelar aksi demo yang lebih besar," pungkasnya. 

Pantauan dilokasi, aksi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa tersebut berjalan damai. Terdapat ratusan aparat gabungan yang terlibat guna menjaga keamanan jalannya aksi. Peserta demo yang terdiri dari berbagai organisasi tersebut pun langsung meninggalkan lokasi, sesaat setelah aspirasinya itu dicurahkan.

Dan setelah melakukan aksi demonstrasi beberapa saat di depan gedung Puspemkot Tangsel, perwakilan Kelompok Mahasiswa Cipayung Plus tersebut diterima oleh Asda II Pemkot Tangsel Denddy Priyandana didampingi Asda III Sukanta diruang Aspirasi Puspemkot Tangsel. Dan saat dikonfirmasi awak media usai pertemuan tersebut, Denddy Priyandana Asda II Pemkot Tangsel menyatakan bahwa pihaknya menghargai apa yang dilakukan oleh para adik-adik mahasiswa Kelompok Cipayung Plus tersebut. 

“Kami menghargai dan memahami bahwa apa yang dilakukan oleh para adik-adik mahasiswa ini dalam rangka mencintai Kota Tangsel dan menginginkan agar PT PITS dapat berkembang dengan baik serta maju usahanya. Semua yang disampaikan tadi oleh para mahasiswa akan kami sampaikan dan akan kami perhatikan dalam rapat bersama antara berbagai pejabat terkait bersama Wali Kota Tangsel,” ucap Denddy, singkat. (Man/Hel)