Optimis Masyarakat Tangsel 100 Persen Tervaksin

Optimis Masyarakat Tangsel 100 Persen Tervaksin

Tim Fasilitasi CSR Tangsel Bantu Dorong Angka Keberhasilan Vaksinasi

TANGSEL | TR.CO.ID

Tim Fasilitasi CSR Tangerang Selatan di bawah naungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mengadakan vaksin masal dosis pertama dan kedua untuk masyarakat umum Kota Tangerang selatan yang di selenggarakan di brigade kavaleri Jl. Rawa kutuk Pondok jagung timur, serpong utara  kota tangerang selatan, Rabu (29/9/21)

Hj. Lista Hurustiati selaku ketua Tim Fasilitasi CSR Tangsel mengungkapkan bahwa untuk kedua kalinya vaksinasi masal ini di selenggarakan dan dengan target 5.000 orang  dengan dosis pertama sebanyak 1.500 dan dosis kedua seanyak 3.500.


“ Ini kedua kalinya disini Vaksinasi untuk masyarakat umum dan juga kita lebih mengkhususkan anak usia sekolah 12 sampai 18 tahun untuk selebihnya umum dan lansia. Mudah-mudahan di akhir September ini karena ada Vaksinasi serentak di Tangsel kita harapkan  bisa mencapai 70% untuk dosis pertama” ujarnya saat diwawancarai khusus Tim Media Tangerang Raya di lokasi Vaksinasi tersebut.

 

Sementara itu didukung dan dihadiri oleh BJB, BNI 46, Telkomsel, Le Mineral, Telkomsel, BPBD Kota Tangsel, Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Dinas Kesehatan Kota Tangsel, pihak Kecamatan Serut, Kelurahan setempat, Komandan Kavaleri, Dandim, Korem, dan Walikota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie yang turut berpartisipasi dalam menghimbau masyarakat dan meramaikan kegiatan vaksinasi massal ini menjelaskan " Angka keberhasilan vaksinasi di Kota Tangerang Selatan saat ini dari total Target 1.073.266 hampir mencapai angka 70% atau sekitar 700.000 orang untuk dosis pertama dan 41% untuk dosis kedua dari target 5.000 lebih. Untuk pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota Tangerang Selatan, saat ini Tangerang Selatan masih memerlakukan PPKM level 3 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan segala aturannya. Kalau untuk sekarang yang sekarang lebih banyak berbuah diantaranya seperti makan di restaurant sudah boleh 50% dari total kapasitas pengunjung dengan durasi terbatas 60 menit, tapi tetap satu meja itu 2 orang dengan kapasitas standar 1 meja bisa 4 orang."

 

Kemudian beliau juga menjelaskan olahraga di ruang terbuka juga sudah bisa dilakukan dengan kapasitas  50% dari peserta lapangannya, kurang lebih peserta maksimal 4 orang, kalau yang kontak fisik lebih dari 5 orang belum diizinkan dan taman kota juga belum dibuka.
Lalu pembelajaran tatap muka kita sudah lakukan dengan kapasitas 50% dari ruang kelas itu sendiri. Misalnya pada satu ruang kelas itu ada 30 anak, maka yang bersekolah itu hanya 15 anak. " Hari Senin dan Selasa rombongan A 15 murid tatap muka dan 15 orang lagi secara online, di hari Rabu sekolahnya kita liburkan untuk dibersihkan, dinetralisir dengan disinfektan, lalu Kamis dan Jumat rombongan B masuk kelas yang Rombongan A mengikuti pelajaran secara online", pungkasnya.


Beliau juga mengharapkan dengan vaksinasi massal hari ini angka keberhasilan vaksinasi bisa mencapai angka 70%, di awal Oktober bisa mengejar angka 75% dan bahkan di akhir Oktober beliau optimis bisa mencapai keberhasilan vaksinasi di angka 100%.(mel/fuad)