Pedagang di Pasar Kronjo Siap Direlokasi ke TPPS

Pedagang di Pasar Kronjo Siap Direlokasi ke TPPS
Pedagang antusias menyiap kios dan los di Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS)

KRONJO | TR.CO.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja akan segera merelokasi ratusan pedagang di eksisting (bangunan pasar lama) Pasar Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, ke tempat penampungan pedagang sementara (TPPS) yang telah disediakan.

Rencana relokasi tersebut, disambut gembira para pedagang yang berharap agar Pasar Kronjo segera di revitalisasi.

"Alhamdulillah, saya sangat gembira mau di pindah ke TPPS, dan ini memang sudah lama kami tunggu-tunggu," kata Sobri salah satu pedagang komoditi ayam, saat di jumpai di TPPS Pasar Kronjo, Kabupaten Tangerang, Rabu (10/3/21).

Sobri yang mengaku sudah 20 tahun berjualan di Pasar Kronjo ini, berharap agar pembangunan Pasar dapat segera dilaksanakan.

"Ya, kalau bisa secepatnya di bangun, coba lihat aja sendiri kondisi di pasar yang lama, sudah parah dan udah ngga layak buat jualan," sebut Sobri.

Menurutnya, seluruh pedagang pasti mendukung rencana relokasi pedagang ke TPPS dan revitalisasi Pasar Kronjo.

"Saya yakin semua pedagang mendukung dan setuju, karena pembangunan Pasar ini buat kebaikkan bersama, supaya kita lebih nyaman berjualan," ujarnya.

Terpisah, Camat Krojo, H.Satibi berharap, dengan adanya revitalisasi pasar Kronjo dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, kata Satibi, nantinya pedagang bisa lebih nyaman berjualan dan lebih tertata rapih.

"Kalau soal relokasi pedagang ke TPPS saya belum dapat informasi, tapi yang pasti saya sangat mendukung rencana revitalisasi pasar Kronjo supaya ekonomi masyarakat lebih baik lagi," ungkapnya.

Pantauan di lokasi tempat penampungan pedagang sementara (TPPS), puluhan pedagang sangat berantusias untuk pindah ke TPPS dan sedang menyiap lapak dan kios untuk mereka berdagang.

Sebelumnya diberitakan, Rencana revitalisasi pasar Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, yang sudah digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja, sejak tahun 2018 silam, akhirnya menemukan titik terang dan akan segera dilaksanakan.

Direktur operasi (Dir.Ops) Perumda Pasar (NKR) Kabupaten Tangerang, H Ashari Asmat mengatakan, setelah seluruh pedagang di pasar Kronjo menempati tempat penampungan pedagang sementara (TPPS) yang telah disediakan, pembangunan akan langsung dilaksanakan.

"Pokoknya begitu pedagang pindah ke TPPS kita akan langsung pagar dan kita bangun," kata Ashari, Rabu (3/3/21) lalu.

Ia menjelaskan, sejak pertengahan bulan Februari, Perumda Pasar (NKR) Kabupaten Tangerang telah mengimbau dan melayangkan surat kepada para pedagang agar segera pindah ke TPPS.

"Persiapan sudah dilakukan sejak 18 Februari 2020, kita juga sudah layangkan surat pengosongan pasar yang lama dan pindah ke TPPS," ujar Ashari.

Menurutnya, waktu persiapan dan pemindahan ke TPPS, sudah harus dilaksanakan mulai tanggal 1-14 Maret 2021.

"Mulai tanggal 15 Maret 2021, sudah tidak diperkenankan lagi untuk para pedagang untuk berjualan di eksisting (bangunan pasar lama,red) dikarenakan akan dibongkar dan di pagar," jelas Ashari.

Terkait bangunan kios yang berdiri di lahan milik Perumda Pasar (NKR) Kabupaten Tangerang yang menghalangi akses ke TPPS, Ashari mengaku, pihaknya telah melayangkan surat untuk pembongkaran sendiri bangunan tersebut.

"Sampai saat ini sudah ada beberapa bangunan yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya, dan kita juga sudah berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penertiban," pungkasnya.

Diketahui, jumlah pedagang di Pasar Kronjo yang menempati eksisting (bangunan pasar lama) ada sekitar 500 pedangan  dan ada 31 pedagang yang mendirikan kios dilahan lahan milik Perumda Pasar (NKR) Kabupaten Tangerang.

Ashari menegaskan, bahwa TPPS sudah sesuai strandar dan layak untuk menampung para pedagang, karena sudah dilengkapi berbagai fasilitas.

"TPPS sudah sangat layak, bahkan untuk mencegah banjir, kita sudah siapkan pompa, agar penjual dan pembeli tetap nyaman," pungkasnya. (iyo)