Pekerja Cleaning Servis Bandara Soetta Khawatir Tak Dipekerjakan Kembali

Pekerja Cleaning Servis Bandara Soetta Khawatir Tak Dipekerjakan Kembali

TELUKNAGA | TR.CO.ID

Para pekerja Cleaning Servis di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengkhawatirkan tak dapat berkerja kembali, menyusul masa kontrak kerja berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 mendatang. Hal itu diungkapkan Nurjaya salah satu Cleaning Servis di  Bandara (Soetta).

Nurjaya yang lebih akrab di sapa Edo ini mengatakan, pekerja bagian Celaning Servis didominasi oleh masyarkat sekitar Bandara Soekarno Hatta, dan para pekerja tersebut kebanyakan warga yang terdampak perluasan bandara.

"Makanya ketika saya mendengar bakal ada yang di berhentikan, saya kaget apa lagi usia - usia kita sudah tua kita mau kerja dimana lagi, kalau pun kita sudah tua, kan kita masih punya semangat untuk bekerja," ujar Edo Kepada Harian Tangerang Raya, saat menyampaikan Aspirasi kepada Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Sapri Fraksi PKS, Minggu (14/3/21).

Besok Senin (15/3), sambung Edo, akan ada pemanggilan oleh pihak perusahaan sekitar 95 pekerja celianing servis. Pihaknya juga tidak mengetahui apakah lanjut bekerja ataupun di rumahkan.

"Informasinya senin ini karyawan di panggil oleh HRD. Kita berharap tetap masih bisa bekerja, itu mah artinya kita mau bekerja dua atau tiga hari dalam sebulan, engga masalah, yang terpenting kedepannya kita bisa di pekerjakan seperti biasa ketika Copid - 19 ini sudah berakhir," ujarnya.

"Kita ramai - ramai sebagai warga sekitar Bandara Soetta, kita punya dewan,  kita minta bantuan sama Pak Dewan, kita minta bantuan agar jangan sampai di berhentikan dari pekerjaan, harus di pertimbangkan juga kita sudah bekerja bertahun - tahun ko kita engga ada apa apanya," harap Edo.

Sementara itu, Sapri Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PKS menegaskan, sebagai Anggota DPRD wajib memfasilitasi warga dan menyampaikan kepada pihak Angkasa Pura II.

"Saya sebagai Anggota DPRD wajib menerima atau menampung aspirasi masyarakat di dapil saya, umumnya di kabupaten tangerang, apa lagi posisinya ketenaga kerjaan yang berada di Bandara Soetta," ujarnya.

Sapri berharap kepada pihak Angkasa Pura II melalui KSO APS ISS bisa mempekerjakan mereka kembali, walaupun memang kontraknya habis sampai tanggal 31 Maret 2021.

"Tapi kita berharap mereka bisa bekerja kembali walaupun hanya 3 sampai 4 hari dalam sebulan di sesuaikan dengan gaji mereka, itu yang di harapkan mereka (Cleaning Servis_red)," tukasnya. (dam)