Pemkot Sinkronisasi Data Pegawai

Pemkot Sinkronisasi Data Pegawai
Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang.

Minimalisir Duplikasi Data

 

TANGERANG | TRM
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang lakukan sinkronisasi data antara Sistem Informasi Manejemen Aparatur Sipil Negara (SIMASN) dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) online Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat.


Sinkronisasi data antar sistem tersebut, untuk menghindari dan minimalisir terjadinya duplikasi data pada sistem kepegawaian Pemerintah Kota Tangerang.


Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, bahwasannya sinkronisasi data tersebut adalah satu hal yang wajib dilakukan.


"Sebab, seluruh sistem pemerintahan di Indonesia terintegrasi antara pusat dan daerah. Untuk itu, sinkronisasi data adalah satu hal yang wajib dilakukan secara terus menerus untuk memperbarui data yang ada," ujar Arief saat membuka acara sinkronisasi data secara virtual yang berlokasi di Days Hotel Neglasari, Senin (23/11).


Arief berharap bahwa seluruh peserta dapat melakukan proses sinkronisasi dengan baik, serta data yang ada bisa digunakan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Tangerang atau di pusat.


Arief menyatakan, dengan adanya aplikasi serta perangkat semacam ini, dapat membantu proses kepegawaian menjadi lebih cepat, akurat dan fleksibel.


"Dengan tersedianya sistem informasi manajemen data kepegawaian saya berharap proses birokrasi dalam mengurus berkas pegawai dapat lebih cepat, akurat serta fleksibel," jelas Arief.


Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Heryanto mengungkapkan, kegiatan ini sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pegawai


"Jika semua data sudah terkoneksi dengan baik dan benar niscaya tak akan ada lagi data yang salah atau ganda. Sehingga proses seperti pensiun, penetapan NIP, serta berkas kepegawaian lainnya bisa lebih cepat dan otomatis pelayanan bisa lebih baik lagi," tandas Heryanto. (cng/jojo)