Perahu Terbalik Menelan Tiga Nyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Perahu Terbalik Menelan Tiga Nyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

PANDEGLANG | TRM

Kecelakaan yang terjadi di danau yang berada di Desa Curugciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang mengakibatkan tiga wisatawan meninggal dunia, Minggu (25/10).

Berdasarkan data Basarnas Banten, tiga korban itu di antaranya Fatma (12), Nufa (9) dan Ruhi (20). Ktiganya meninggal di tempat saat tenggelam.

Detik-detik perahu terbalik secara tidak sengaja terekam oleh warga yang menaiki perahu lain yang berpapasan. Dari vidio yang berdurasi 29 detik yang diterima Awak Media, perahu secara tiba-tiba menjadi terbalik. Kondisi saat itu sedang hujan lebat dan angin kencang.

"Yang lain nggak berani naik perahu, yang lain ketakutan. Hujan gede," kata salah seorang warga saat merekam perahu terbalik.

Saat akan berpapasan, tiba-tiba perahu terbalik. Nampak jelas para penumpang melompat untuk menyelamatkan diri dari timpahan kapal. Bahkan, seseorang berusaha berenang mendekati perahu yang hendak berpapasan.

Melihat kondisi itu, warga yang ada di perahu lain memberikan bantuan dengan cara melemparkan pelampung badan dan mencoba menyelamatkan yang tenggelam ke perahunya. Wisatawan yang lainpun sontak histeris melihat perahu terbaik.

"Allahhuakbar. Geraen-geraen hey menta tulung (Cepetan hey minta tolong)," cetusnya sambil melemparkan pelampung badan.

Terpisah, Kepala Basarnas Banten Muhammad Zaenal Arifin mengatakan, kecelakaan laut terjadi sekira pukul 13.12 WIB. Kondisi saat itu sedang hujan lebat. Hingga kini, petugas telah mengevakuasi seluruh penumpang.

"Jumlah penumpang 28 orang penumpang berhasil evakuasi keseluruhan. Penumpang meninggal 3 orang," ujarnya.

Ia menjelaskan, para wisatawan masuk melalui pintu yang terletak di Desa Curugciung. Kecelakaan terjadi disebabkan oleh perahu menabrak tunggul di tengah danau.

"Naik perahu di wilayah wisata Curugiung, Pandeglang sekira jam 13.05 WIB. Memasuki wilayah Katapang sekira jam 13.12 WIB. Perahu menabrak tunggul di tengah danau yang mengakibatkan kecelakan perahu terbalik," jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar melalui Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, bahwa pihak kepolisian sudah turun ke lokasi TKP kecelakaan perahu wisata untuk melakukan pengecekan, dan hasil pasti dari penyebab kecelakaan tersebut.

"Polres Pandeglang sedang melakukan penyelidikan. Unit Identifikasi masih mencari hasil pasti dari penyebab kecelakaan tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), " Kata Edy sumardi.
 
Edy sumardi mengatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 13.12 WIB saat sekelompok wisatawan hendak berkeliling bendungan dengan perahu.

"Mereka naik perahu wisata melalui Pintu Desa Curug Ciung Kecamatan Cikeusik Kab. Pandeglang, lalu menetap di Warung Ibu Ika di Wilayah Curugciung. Sekitar jam 13.05 WIB naik perahu wisata di Wilayah Wisata Curug Ciung, kemudian sekitar jam 13.12 WIB perahu terbalik, "ujar edy sumardi.
 
Edy Sumardi menjelaskan Perahu tersebut ditumpangi 30 orang termasuk nakhoda yaitu Mang Gutho

"Saat perahu berkeliling di tengah danau, di wilayah Ketapang, Kecamatan Wanasalam, diduga perahu tiba-tiba menabrak tunggul, kemudian terbalik, " kata Edy. (ade/yat)