PKL Alun-alun Pandeglang Ditertibkan Satpol

PKL Alun-alun Pandeglang Ditertibkan Satpol
Satpol PP Kabupaten Pandeglang saat melakukan penertiban PKL.

PANDEGLANG | TR.CO.ID


Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang kembali melakukan penertiban para pedagang kaki lima (PKL), yang berjualan diseputar alun-alun Pandeglang yang semakin menjamur.


Padahal Pemkab Pandeglang, sudah melarang berjualan di alun-alun tersebut karena melanggar Perda Kertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3) nomor 4 tahun 2008 yang terpampang di seputar alun-alun tersebut.


"Iya sore ini kita kembali melakukan penertiban para PKL alun-alun Pandeglang, dengan melakukan penyitaan gerobag yang digunakan untuk berjualan," ujar Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Pandeglang, Johanes Waluyo kepada wartawan, pekan lalu melalui telepon selulernya.


Johanes yang akrab disapa Ojo ini mengatakan, pihaknya telah memberikan peringatan pertama, kedua dan ketiga, namun mereka para PKL tetap saja berjualan diseputar alun-alun Pandeglang.


"Padahal Pemkab telah menyediakan relokasi untuk para PKL di gedung juang sebagai pusat Wisata Kuliner Pandeglang. Terpaksa kami melakukan penyitaan gerobag atau meja yang dijadikan tempat berjualan oleh para PKL. Ini kita lakukan untuk menjaga K3 diseputar alun-alun Pandeglang," tandasnya.


Diketahui bahwa dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2008 itu telah ditegaskan dalam pasal 8 ayat 2 dan 3 bahwa setiap orang dilarang untuk berjualan pada trotoar, badan jalan, jalur hijau dan taman umum, terkecuali pada tempat-tempat yang khusus disediakan bagi pedagang untuk berjualan. Dan pengecualian sebagaimana dimaksud pada ayat 2 akan diatur kemudin dengan keputusan/peraturan bupati. (zal/rai/jojo)