Polisi Minta Paslon Jangan Gelar Pesta Kemenangan

Polisi Minta Paslon Jangan Gelar Pesta Kemenangan
Wakapolres Tangerang Selatan, Kompol Stephanus Luckyto saat diwawancarai wartawan.

TANGSEL | TR.CO.ID
Tangsel masih masuk dalam zona merah dalam penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Provinsi Banten. Untuk menjaga, terjadinya kerumunan massa jajaran Polres Tangerang Selatan minta kepada para paslon, agar tidak merayakan pesta kemenangan usai Pilkada nanti.


Pilkada serentak sejatinya akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang, untuk itu pihak polisi mengimbau pasangan calon maupun simpatisan untuk tidak menggelar pesta kemenangan, karena berpotensi menimbulkan kerumuman.


Wakapolres Tangerang Selatan, Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat imbauan kepada tim pemenang pasangan calon, agar tidak menggelar perayaan yang menimbulkan kerumuman di tengah pandemi Covid-19.
"Jadi tidak ada perayaan-perayaan lagi. Karena kita tahu sendiri, paham sendiri, situasi (Covid-19) sekarang kan mengkhawatirkan," ujar Luckyto saat diwawancarai wartawan, Senin (07/12).


Menurut Luckyto, surat yang dilayangkan oleh kepolisian kepada para tim pemenangan hanya sebatas imbauan agar tidak menggelar pesta kemenangan.


Dia memastikan pihaknya akan memberikan sanksi apabila perayaan tersebut tetap digelar dan melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


"Kami juga sampaikan dalam surat tersebut ketika terjadi pelanggaran, ada sanksi-sanksi atau aturan yang akan kami tegakkan kepada paslon-paslon ini," ucapnya.


Luckyto berharap, agar para pasangan calon dapat mengerti dan tidak menggelar pesta kemenangan yang melibatkan banyak massa di tengah pandemi Covid-19 saat ini.


"Tidak perlu melibatkan banyak massa. Khususnya ketika mereka menunaikan hak pilihnya, maupun ketika mereka mungkin tahu bahwa pasangan atau diri mereka adalah pemenang dari kontestasi ini," pungkasnya. (ars/jojo)