Proyek Revitalisasi Situ Cipondoh Masih Terbengkalai, Urukan Tanah Tak kunjung Dikeruk

Proyek Revitalisasi Situ Cipondoh Masih Terbengkalai, Urukan Tanah Tak kunjung Dikeruk
Proyek Revitalisasi Situ Cipondoh Masih Terbengkalai, Urukan Tanah Tak kunjung Dikeruk

TANGERANG | TR.CO.ID

Proyek revitalisasi Situ Cipondoh Kota Tangerang, yang beberapa waktu lalu di stop Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), hingga kini masih terbengkalai, Kamis (10/12).

Ya, hal itu terlihat dengan tidak adanya kegiatan pengerjaan dilokasi proyek. Kendati demikian, diarea proyek tersebut saat ini sudah mulai di pagari dengan penutup kain banner pihak Pemprov Banten. Apakah itu pertanda pengerjaannya bakal segera di lanjutkan kembali?

"Baru beberapa hari sih setahu saya ini dipagerin," ungkap kang Yayat, salah seorang pedagang kopi keliling yang sehari-harinya mangkal dikawasan tersebut.

Namun, hingga berita ini di publish, belum terlihat lagi adanya unit-unit kendaraan alat berat dilokasi. Hanya tersisa, tumpukan puluhan beton-beton besar serta papan proyek yang masih terpasang kokoh disamping pos jaga.

Selain itu, urugan sepanjang kurang lebih 10 meter dari bibir Situ yang hingga saat ini belum juga dikeruk kembali, sebagaimana intruksi Gubernur WH saat menyetop proyek tersebut.

Diketahui, pada papan proyek itu, disebutkan bila Revitalisasi Situ Cipondoh Tahap 1 ini, pengerjaannya dilaksanakan oleh PT Karya Dwi Sakti dengan nilai anggaran mencapai sebesar Rp 8,6 miliar lebih.

Dalam papan proyek tersebut juga disebutkan waktu pelaksanaannya adalah selama 55 hari kalender dengan tanggal SPK, yaitu 23 Oktober 2020.

Sebelumnya, proyek pembangunan normalisasi di bibir Situ Cipondoh Kota Tangerang, di stop oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim. Hal itu lantaran dinilai menyalahi fungsi dan tujuan, yaitu normalisasi.

"Suruh jangan ada kerja dulu, setop dulu! Bukannya normalisasi, malah ngurangin lahan (situ)," tegas Wahidin.

Bahkan WH mengaku geram ketika tahu awal pembangunan tersebut malah menguruk Situ dan akan dijadikan plasa atau tempat berkumpul orang-orang. Dengan kata lain, bukan untuk memperkuat bibir Situ Cipondoh.

"Harus dari ulang pembangunannya, keruk lagi! Jangan ada penyempitan lahan," kata WH, marah.

Diinformasikan juga bila, Situ Cipondoh sendiri sebenarnya memiliki luas sekitar 140 hektar, namun belakangan menyusut menjadi kurang lebih 120 hektar. (ali)