PT JSKY Gabungkan Technology dan Inovasi

PT JSKY Gabungkan Technology dan Inovasi
Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia, Christopher Liawan (Kedua Kiri) menujukan produksi pembautan Solar Panels saat kunjungan Jajaran Kadin Bandara Shia.

BOGOR | TR.CO.ID

PT Sky Energi Indonesia Tbk (JSKY) Jl. Raya Cicadas No. 258 Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang industri Pembangkit Listrik ini memiliki keunggulan tersendiri, Keunggulan dari produk kita adalah Pertama, kita memenuhi syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) karna pabrik kita di Indonesia di negeri tercinta kita, kedua kita juga menghubungkan Technology dengan Inovasi sehingga produk kita salah satu yang menjadi leading di dunia. Demikian dikatakan Direktur Utama PT Sky Energi Indonesia, Christopher Liawan saat menerima kunjungan Kadin Bandara SHIA beberapa waktu lalu.

Selain itu Christopher juga mengatakan, pihaknya mempunyai produk yang sangat ringan yang sesuai dengan kebutuhan di setiap negara.

"Produk kita bisa di terapkan di Rumah - rumah di atap Rumah maupun di Bandara - bandara dimana untuk instal panel kita yang sangat ringan itu tidak perlukan tambahan konstruksi sehingga tinggal Plug and Play (Pasang dan mainkan_red) tidak perlu ada biaya tambahan atau untuk biaya konstruksi karna berat kita hanya 30 % dari konvensional Solar Panel kita," tambahnya.

Christopher menilai Kunjungan kerja dari Kadin Bandara Shia keperusahaan nya itu sangat baik dimana pihaknya sebagai manufacturing juga memerlukan untuk kerja sama dengan Kadin Bandara Shia, untuk masuk ke Bandara - bandara di indonesia.

"Yang menurut saya marketnya sangat besar dan potensinya juga dimana Energy Terbarukan (Renewable Energy) juga sudah mulai mendominasi di Negara kita. Dan target Pemerintah sampai 2025 itu sudah mencapai 23% dan 2050 itu 100 % dari Renewable Energy dan melihat memang banyaknya Bandara di Indonesia yang belum tersentuh Renewable Energy . Harapan kami dari Sky energi kita bisa masuk kerja sama dengan Kadin untuk projek di bandara - bandara di indonesia khusus nya dan kalau bisa seluruh nya," imbuhnya.

Untuk ekspor produk solar panel Sky Energi Indonesia, sambung Christopher, tujuan utama ke Negera Amerika, Australia dan Canada, selain itu juga ada ekspor ke Negara yakni China dan Japan.

"Kalau untuk pasar Indonesia selama ini kita masuk di project - project government maupun project perusahaan - perusahaan lokal, yang kita pernah instal itu di perusahaan v-gen, softex dan beberapa perusahaan japan juga termasuk di kementrian ESDM, juga yang kemarin di resmikan oleh Pak. Anis Gubernur DKI, di pulau sebira kepulauan seribu sama kita juga sudah instal. Dan Saat ini di indonesia untuk instal yang terbesar off grid Solar Panel di Sulawesi tepatnya pulau karampoang, sky energi kita bertindak sebagai PLN nya dan menjual listrik langsung ke masyarakat di pulau tersebut," terangnya.

Ia menjelaskan, di bulan awal tahun lalu mendapat kunjungan dari tim Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agung Laksono dan di propos bahwa indonseia terdiri dari 13000 pulau dan pulau itu merupakan pulau percontohan yang kemungkinan besar kedepan nya bisa di terapkan di pulau - pulau lain nya di negara indonesia. Dalam mendukung program pemerintah 2050 Zero Emession yakni seluruh energi yang di hasilkan oleh PLN maupun Negara kita itu bebas dari emisi yang sudah di tanda tangani perjanjian tersebut di Paris Agrement pada tahun 2015 oleh  Presiden jokowi.  komitmen tersebut

"Harapannya dengan Konsennya pemerintah kita mendukung pemerintah,  dengan meningkatkan kapasitas kita dalam mendukung market pemerintah terutama indonesia sendiri yang sangat besar menurut kami dimana kita juga terdiri dari negara kepulauan, penduduk terbesar ke empat di dunia dan matket potensial sekali. Jadi kita punya perusahaan yang dimiliki oleh anak bangsa untuk suport Pemerintah dan tentunya kita juga berharap bisa berkembang untuk Negara kita," tukas Christopher.

Sementara itu ketua Kadin Bandara Shia Hj. Aam Maryamah melalui H. Deden Syaiful Achyar ketua Dewan Pertimbangan Kadin Bandara Shia mengatakan, Kadin  Bandara Shia sebagi mitra pemerintah  tentunya mengapresiasi produk buatan PT JSKY Indonesia yang light and flexible so it can be bent up to 90 degrees ringan dan sangat Flexible hingga di bent 90 derajat, dimana saat ini di era yang sedang hemat enegri perusahaan tersebut menciptakan pembangkit listrik tenaga surya, adalah solusi terbaik sebagai negara ekuator yang memilki cahaya mataharimelimpah yang tentunya perlu disikapi oleh pemerintah sendiri

"Atas nama Kadin Provinsi Banten dan juga atas nama Kadin Bandara Shia khususnya, Kadin akan menjadi sebagai fasilitator terhadap produk - produk yang semestinya kita dorong, indikasinya dengan kwalitas dan sertifikat yang di raih interntional tentunya ini kwalitas produk yang harus tidak hanya di gunakan didalam negeri tetapi harus ada keberpihakan terhadap produk itu sendiri," tuturnya.

"Kebijakan pemerintah juga harus berpihak kepada program ini, di dalamnya itu terkait dengan pencerdasan bangsa melalui wifi,  itu kan memerlukan energy bagai mana mau bicara informasi intrernet dan sebagai nya apa bila tidak ada tenaga yang menghidupi wifi itu sendiri pemerintah harus bangga dan mendorong adanya pabrik Solar Panel ini sekaligus juga menggunakan nya melalui kebijakan yang di tuangkan dalam ketentuan solar panel di daerah - daerah tertentu. Selain itu setelah kunjungan, Kadin tidak hanya sebatas untuk di perkenalkan kepada pemerintah, tetapi juga akan mencoba membantu ke jaringan - jaringan Kadin yang tersebar di seluruh dunia," demikian Deden. (fuad/dam)