Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Tanam

Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Tanam
Waduk Cijoro Pasir yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Waduk Cijoro Dangkal

LEBAK | TR.CO.ID
Ratusan hektar sawah di wilayah Kecamatan Rangkasbitung Kebupaten Lebak terancam gagal tanam.
Pasalnya, Waduk Cijoro Pasir dengan luas 40.000 M2 yang merupakan aset Provinsi Banten dibawah pengawasan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kondisinya sangat memprihatinkan dan mengalami kedangkalan di areal genangan air.


Salah seorang petani di Kecamatan Rangkasbitung, Girang kepada wartawan mengatakan, Waduk Cijoro Pasir ini sudah tak berfungsi lagi sebagai penampungan air untuk kebutuhan para petani di wilayah Rangkasbitung, sementara lahan sawah yang harus dialiri air dari bendungan tersebut seluas 25 hektar.
"Kami para petani di wilayah Rangkasbitung merasa was-was dengan kondisi Bendungan Cijora Pasir, karena sudah tak berfungsi lagi mengairi sawah. Jadi selama ini kami mengandalkan musim hujan untuk menanam padi, kalau dimusim kering sudah tak bisa lagi melakukan aktifitas menanam," ujar Udin, Minggu (21/03).
Udin mengatakan, dengan rusaknya pintu air Waduk Cijoro menjadi dangkal dan kering walau dalam musim penghujan, apalagi dalam musim kemarau tidak ada air lagi yang tersisa di kolom penampungan tersebut.


“Waduk ini tidak lagi mampu mengaliri sawah di wilayah Rangkasibung yang mencapai luas kisaran puluhan hektar di wilayah kami saja, apalagi diwilayah paling ujung dari aliran sama sekali tak teraliri air,” ucapnya.
Udin menambahkan, bahwa  dulu Waduk Cijoro bisa mengairi sawah yang ada disekitarnya, namun sekarang malah mengalami kekeringan. Bahkan pihaknya mengaku telah dua kali mendatangi kantor BBWS C3 di Pandeglang, untuk menanyakan bendungan tersebut kapan akan diperbaiki.


Hasil pantauan Tangerang Raya di lokasi, bendungan yang tadinya mampu mengaliri sawah seluas ratusan hektar, kini waduk tersebut tidak terurus, dipintu air bendungan banyak ditutupi sampah bambu yang dibawa arus aliran air.


Disamping itu, dihulu sungai banyak galian pasir yang membawa lumpur menuju bendungan,yang menjadikan waduk tersebut mendangkal dari air bercampur lumpur dari tempat galian tambang pasir. (zal/jojo)