Razia Gabungan Satpol PP Amankan 5 Pasangan Gelap

Razia Gabungan Satpol PP Amankan 5 Pasangan Gelap

Sebuah rumah indekost dijalan Taman Mahkota, Kecamatan Benda kota Tangerang digerebek satpol PP Kota Tangerang dan aparatur kecamatan Benda Jumat (8/10/2021).

Penggerebekan tersebut dilakukan lantaran rumah indekost yang bisa disewa selama satu hari tersebut disinyalir kerap dijadikan sarana mesum bagi para pasangan muda yang diduga bukan suami istri.

Penggerebekan yang melibatkan unsur TNI/Polri tersebut sempat diwarnai aksi adu mulut lantaran salah satu wanita yang kedapatan tengah berduaan didalam kamar yang enggan digelandang ke kantor satpol PP kota Tangerang.

"Saya abis survey proyek listrik di Cibitung, dan cuma anter temen aja dan kebetulan dia memang tinggal di kosan ini, ngapain sih bapak - bapak ini pake acara mau bawa kita segala," Kata perempuan berinisial RFV.

Dengan nada tinggi RFV mengaku dirinya dan pria yang kedapatan berdua dengan dirinya tidak tengah melakukan tindakan asusila seperti yang disangkakan.

"Kita Ngga ngapa - ngapain ini juga cuma temen kantor,"kata RFV.

Meski begitu petugas tidak percaya begitu saja dengan pengakuan RFV dan tetap membawa keduanya ke kantor SatpolPP kota Tangerang untuk dimintai keterangannya.

"Kalau memang ngga ada apa - apa dan ngga ngapa - ngapain jelasin nanti dikantor aja,"kata salah seorang petugas seraya membawa keduanya ke mobil yang telah disiapkan satpol PP kota Tangerang.

Berbeda dengan RFV yang mengundang keributan, meski sempat meminta untuk mengendari kendaraannya sendiri namun ditolak petugas, NBL yang juga kedapatan tengah berduan dengan kekasihnya hanya bisa tertunduk lesu saat digelandang ke markas satpolPP kota Tangerang.

Kepada Wartawan, NBL yang mengaku akan melangsungkan pernikahannya dengan kekasihnya tersebut ditahun mendatang sengaja menyewa kamar di rumah Indekost tersebut lantaran kekasihnya baru saja diterima bekerja disalah satu perusahaan ternama.

"Insya Allah tahun depan (nikah), cuma sekedar merayakan aja baru diterima kerja,"kata NBL.

Meski begitu, ia mengakui perayaan yang dilakukan dikamar hotel tersebut adalah perbuatan yang salah dan melanggar norma - norma yang berlaku.

"Kita akui kita salah, saya tinggal di pegadungan pacar saya tinggal semarang dan baru aja sampe dari semarang bawa kabar baik yaudah sekalian kita rayain sambil dia bisa istirahat di kosan ini,"ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Suhaeli Camat Benda mengaku pada kegiatan tersebut pihaknya berkoordinasi dengan jajaran satpol PP kota Tangerang untuk dapat menyisir ke setiap hotel dan rumah indekost yang berdomisili diwilayahnya tersebut.

"Jadi bukan hanya di Taman Mahkota, kami juga menyisir kesejumlah tempat dan kebetulan yang dapat lumayan banyak di taman mahkota,"jelas Suhaeli kepada wartawan.

Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan lantaran pihaknya berkomitmen untuk dapat terus menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat dari praktek prostitusi dan asusila dikecamatan Benda.

"Kita rutin menggelar penyuluhan terhadap hotel, kontrakan dan rumah indekost agar tidak menyediakan fasilitas bagi pasangan yang bukan suami istri,"tukasnya.

Meski begitu, dirinya mengaku tanpa ada peran serta dari masyarakat kegiatan yang rutin digelarnya tersebut tidak akan optimal.

"Kita mengajak masyarakat untuk turut menjaga kampung dari setiap kegiatan yang mengarah ke protisusi, asusila dan lainnya karna tanpa ada peran dari masyarakat kegiatan yang kita gelar tidak akan optimal,"tuturnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Tangerang Agus Henra Fitrayana membenarkan hal tersebut, ia menjelaskan dalam operasi yang rutin digelarnya jajarannya berhasil mengamankan 5 orang pasangan yang diduga bukan suami istri dan satu orang waria yang diduga membuka layanan birahi.

"Kita bergerak didua kecamatan yakni Kecamatan Neglasari dan Kecamatan Benda," jelas Agus.

Ia menjelaskan, untuk sanksi yang dijatuhkan kepada kelima pasangan yang diduga bukan suami istri diwajibkan untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya yang diketahui oleh ketua RT dan RW ditempat mereka tinggal.(cng)