SMAN 5 Kota Serang Atur Daftar Ulang Calon Siswa

SMAN 5 Kota Serang Atur Daftar Ulang Calon Siswa
Kepala SMA Negeri 5 Kota Serang, Suparman

Hindari Kerumunan Saat PPDB

SERANG I TR.CO.ID

Tim Satgas Covid-19 SMA Negeri 5 Kota Serang telah membuat skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022 disaat Pandemi Covid-19. Itu dilakukan untuk memastikan agar seluruh calon siswa dan tamu yang berkunjung ke sekolah tersebut tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Kita menjamin seluruh tahapan PPDB patuh pada protokol kesehatan. Kemarin sebelum penerimaan dibuka telah disosialisasikan kepada masyarakat dan sekarang calon siswa tengah melakukan pendaftaran secara online, nanti pada saat daftar ulang Tim Satgas juga sudah menyiapkan pengaturan agar tidak terjadi kerumunan," kata Kepala SMA Negeri 5 Kota Serang, Suparman kepada Tangerang Raya, Kemarin di Serang.

Dikatakan, sekolah yang beralamat di Jl. Ayip Usman No.26, Kaligandu, Kec. Serang, Kota Serang ini mendapat kuota penerimaan sebanyak 11 rombel atau 396 siswa. Pihaknya belum dapat memberikan kepastian jika nantinya animo masyarakat sekitar cukup besar dengan pendaftar melebihi kuota yang telah ditentukan.

"Mungkin kita koordinasikan dulu ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten seperti apa solusinya. Atau misalnya kita mengusulkan tambahan dua siswa dalam satu rombel dengan catatan mereka membuat surat pernyataan dengan alasan-alasan logis sesuai aturan PPDB, namun kewenangan diterima atau tidaknya itu tetap ada di Provinsi," ucapnya.

Pada hakekatnya, kata Suparman, orang tua menyekolahkan anaknya dimanapun itu adalah hak dan patut untuk didukung. "Orang mau sekolahin anaknya qo, ya bagus itu. Yang gak sekolah aja dicari supaya masuk program paket C misalnya," ujarnya.

Menurutnya, pengaturan penerimaan ini dilakukan karena setiap PPDB SMAN di Banten pendaftar selalu membludak dan melebihi kuota, sementara sekolah yang peminatnya kurang jika ada yang mendaftar tentu saja akan diterima.

Seperti halnya tahun 2020, PPDB online SMA di Banten tahun 2021 kembali menerapkan sistem zonasi, prestasi dan afirmasi. Namun tahun ini batasan zonasi diperluas yaitu zonasi provinsi.

Ia berpesan bagi orang tua yang akan menyekolahkan anaknya agar betul-betul memperhatikan jarak tempat tinggal dengan sekolah yang dituju. "Misalnya tempat tinggal siswa dekat dengan SMAN 1, ya daftar di SMAN 1. Demikian juga siswa yang tempat tinggalnya dekat dengan SMAN 2 yang daftar di SMAN 2 dan jangan jauh-jauh daftar ke SMAN 1. Pun juga dengan siswa yang memilih jalur prestasi harus benar-benar mengukur dengan kemampuannya saat akan mendaftar pada sekolah yang dituju," paparnya.

Menurutnya, menentukan pilihan sekolah sejak dini dengan pertimbangan yang matang akan memudahkan orang tua dan calon siswa serta kemungkinan diterima pada sekolah yang dituju juga cukup besar. "Demikian sebaliknya, jika mendaftar ke sekolah tanpa memperhatikan ketentuan sesuai aturan PPDB apalagi karena faktor gensi atau prestise lainnya itu hanya akan membuat repot orang tua siswa," jelas Suparman mengingatkan.

Lokasi SMA Negeri 5 Kota Serang sendiri bisa dibilang cukup strategis sebab selain tepat berada disamping jalan raya, sekolah ini dekat dengan puluhan komplek dan lingkungan. "Siswa disini mayoritas berasal dari warga sekitar seperti perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Taman Mutiara Indah (TMI) 1, TMI 2, Banten Indah Permai (BIP), Lopang 1, Lopang 2, Mandala dan lain sebagainya," bebernya.

Sehingga, sambung Suparman, karena dekat dengan pemukiman animo masyarakat yang menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 5 Kota Serang ini cukup besar. (adg/ris)