DPRD dan Pemprov Banten Tidak Punya Wewenang Tolak Omnibus Law

DPRD dan Pemprov Banten Tidak Punya Wewenang Tolak Omnibus Law
Anggota DPRD Banten saat berdiskusi dengan mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa.

 


SERANG | TRM
Mahasiswa Banten kembali melakukan aksi unjuk rasa menyikapi Omnibus Law di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten. Kali ini, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Banten melawan menyampaikan aspirasi di depan gedung wakil rakyat.


Dalam aksinya puluhan mahasiswa Banten dari berbagai universitas ternama itu didatangi Anggota Dewan, tidak tanggung-tanggung ada tiga anggota DPRD Banten yang turun langsung mendatangi mahasiswa.
Ketiga anggota wakli rakyat itu diantaranya Wakil Ketua DPRD Banten M. Nawa Said Dimyati, Ketua Komisi III Gembong R Sumedi dan Wakil Ketua Komisi II Yoyon Sujana.


Wakil Ketua DPRD Banten M. Nawa Said Dimmyati mengatakan, DPRD Banten dan Pemprov Banten tidak mempunyai kewenangan untuk menolak peraturan yang telah dibuat dan disahkan oleh Pemerintah Pusat.
Menurut Nawa, pihaknya hanya mampu meneruskan aspirasi yang telah disampaikan para demonstran dan juga masyarakat kepada pemerintah pusat terkait dengan peraturan yang telah dibuat dan diisahkan.
"DPRD Banten dan Pemprov tidak mempunyai legal stending untuk menolak peraturan  perundang undangan yang dibuat oleh pemerintah pusat," ujar Nawa kepada puluhan mahasiswa sambil duduk bersama di depan gerbang Kantor DPRD Banten, Selasa (13/10).


Dirinya juga mengaku para anggota DPRD Banten telah melaksanakan tugas dan fungsinya menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah Pusat melalui surat.
"Anggota DPRD Banten yang adik pilih pada masa itu sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan kewenangannya, kalau ingin bukti silahkan ke sekwan ada dokumen poto dokumen legal seperti apa semuanya lengkap," ucapnya


Humas Aksi Faris mengatakan, pihaknya mendesak agar pemerintah mencabut Ommnibus Law Undang-undang Ciptakerja dan kembali fokus atasi Virus Corona.
"Itu hasil diskusi kami, kami merasa pemerintah harus fokus mengatasi wabah yang melanda saat ini," katanya. (adg/jojo)