Tiga Dinasti Elit ‘Bertarung’

Tiga Dinasti Elit ‘Bertarung’
Pasangan Muhamad-Saras, Benyamin-Pilar dan Nur Azizah-Ruhamaben.

HEBOH: Pilkada Tangsel

TANGSEL | TRM
Tiga pasang bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), dipastikan akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel tahun 2020.
Ketiga pasangan tersebut akan bersaing ketat. Pasalnya, dengan dukungan dari koalisi partai-partai besar ditambah lagi dari keluarga elit politik, kontestasi Pilkada Tangsel akan semakin menarik.
Seperti Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie dan pasanganya Pilar Saga, merupakan anak dari Bupati Kabupaten Serang yang mendapatkan dukungan dari Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).


Kemudian Sekda Tangsel Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Saras yang mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra dan PDI Perjuangan, Hanura serta dikabarkan PSI akan menyusul ikut berkoalisi.


Selain itu, ada juga pasangan Siti Nur Azizah Ma'ruf dan Ruhama Ben. Pasangan yang direkomendasikan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga tidak kalah kuat pamornya di masyarakat Tangsel.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, bahwa bakal calon dari petahana pada Pilkada Tangsel 2020 tak sekuat tahun-tahun sebelumnya.
Hal tersebut karena kontestasi politik yang memperebutkan kursi nomor satu ini di Tangsel ini, diikuti oleh bakal pasangan calon yang berasal dari keluarga elit politik.


Sebut saja nama Siti Nur Azizah Ma'ruf, anak dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin yang akan maju bersama kader PKS Ruhama Ben. Begitu pula nama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Saras yang merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Sara akan menjadi bakal calon wakil walikota dari Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel Muhamad.
"Penantangnya Benyamin sama Pilar ini tangguh kuat, mesin politiknya sama-sama solid. Jadi enggak bisa dianggap remeh persaingan ini," ujar Adi kepada wartawan, kemarin.
Menurut Adi, dua kandidat tersebut justru berpotensi mengalahkan bakal calon Benyamin Davnie dan Pilar Saga yang merepresentasikan dinasti politik Banten.


Untuk diketahui, Pilar Saga merupakan anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, adik dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Sementara Benyamin Davnie merupakan wakil dari Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, adik ipar dari Ratu Atut Chosiyah.
"Bisa dibalap oleh dua kompetitor lainnya ini, ya suka tidak suka. Karena petahana sekarang tidak sekuat lima dan 10 tahun yang lalu ketika Airin maju," kata Adi.
Pada pilkada sebelumnya, pasangan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie yang sukses memenangkan Pilkada Tangsel 2011 dan 2015. Airin menjabat sebagai Walikota bersama wakilnya Benyamin selama dua periode, yakni pada 2011-2015 dan 2015-2020.


Adi menyebut bahwa perlawanan dari dua kandidat lain pada Pilkada Tangsel tahun ini tidak bisa dianggap remeh oleh Benyamin dan Pilar Saga.
Menurut dia, bakal calon pasangan Muhamad-Saras sudah memiliki bekal elektoral yang cukup kuat karena status Muhamad sebagai Sekretaris Daerah Tangsel.
Selain itu, pasangan tersebut juga didukung oleh koalisi partai politik yang cukup solid dan dinilai Adi sedang berada pada perfoma terbaiknya.


"PDI-P, Gerindra, sama Hanura, kalau jadi bergabung akan ada PSI. Itu saya kira paduan yang klop, yang bisa mengancam posisi petahana," kata Adi.
Sementara Azizah Mar'uf-Ruhama Ben juga memiliki bekal yang cukup untuk melawan petahana dengan basis massa pendukung yang cukup solid dari partai yang merekomendasikanya.
"Putri Ma'ruf Amin sudah lama juga melakukan sosialisasi dan kampanye politik. Ditambah Ruhama Ben didukung oleh mesin partai politik PKS yang memang relatif solid di Tangerang Selatan ini," ungkapnya. (*/jojo)