Universitas Budi Luhur Akan Selenggarakan Kuliah Tatap Muka Terbatas

Universitas Budi Luhur Akan Selenggarakan Kuliah Tatap Muka Terbatas

JAKARTA | TR.CO.ID

Universitas Budi Luhur sedang mempersiapkan perkuliahan tatap muka terbatas pada semester gasal 2021-2022. Universitas Budi Luhur terletak di wilayah Jakarta Selatan masuk zona 3 dan sudah diizinkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc mengatakan, perkuliahan tatap muka akan dilaksanakan pada 4 Oktober 2021. Namun dengan protokol kesehatan dan setiap mahasiswa dan dosen sudah divaksin.

“Keluar instruksi Kemendikbud Ristek semua daerah Jakarta masuk ke level 3 sudah diizinkan tatap muka terbatas. Mahasiswa bisa masuk 4 Oktober. Itu tatap muka dan menjaga protokol kesehatan. Artinya persiapan kelas biasanya sebanyak 50-60 mahasiswa harus dibagi 2. Lalu sarana prasarananya lebih 70-80 persen saran kita perbaiki dari AC, proyektor, bangku-bangku dan lain-lain,” ujar Dr. Wendi.

“Perkuliahan kita juga hybrid jadi ada yang di rumah ada yang di kelas. Setiap mahasiswa kebagian 8 kali tatap muka sisanya di rumah,” tambahnya.

Dr. Wendi mengatakan, Orientasi Pendidikan (Ordik) Universitas Budi Luhur akan diselenggarakan pada 27 – 29 September 2021 secara online. Mahasiswa baru ini sudah dibuatkan grup kelas untuk mempermudah komunikasi.

“PMB (Pendaftaran Mahasiswa Baru) sudah diatur melalui WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan mahasiswa baru berhubungan dengan mahasiswa sebagai wadah mahasiswa untuk mempermudah mendapatkan informasi,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Weni menjelaskan Beasiswa Nusantara Universitas Budi Luhur bahwa beasiswa tersebut 100 persen gratis mulai dari tiket pemberangkatan hingga tempat tinggal. Namun, beasiswa kali ini dilakukan secara online baik pendaftaran hingga perkuliahan.

“Dari sisi ekonomis orang tua yang tidak mampu asal dgn catatan kecerdasan itu memberikan kesempatan beasiswa. Kami mencari putra-putri yang siap berkontribusi baik di Budi Luhur dan bangsa negara,” katanya.(fuad)