Wisata Banten Lama Sangat Diminati Para Pengunjung

Wisata Banten Lama Sangat Diminati Para Pengunjung
Para jurnalis se Banten saat mengikuti press tour bersama Gubernur Banten ke wisata Banten Lama.
Wisata Banten Lama Sangat Diminati Para Pengunjung
Wisata Banten Lama Sangat Diminati Para Pengunjung
Wisata Banten Lama Sangat Diminati Para Pengunjung
Wisata Banten Lama Sangat Diminati Para Pengunjung

SERANG | TRM
Pemerintah Provinsi Banten mengajak kalangan jurnalis untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Banten, sehingga para wisatawan, naik lokal mau mancanegara bisa berkunjung ke Banten.


Kegiatan tersebut dikemas dalam sebuah Press Tour bersama Gubernur Banten dengan tema “Explore Wisata Banten”, yang digelas dari tanggal 20-22 November.


Sebelumnya, destinasi wisata Provinsi Banten lesu untuk itu kiat-kita terus dilakukan Pemprov Banten sehingga warga luar Banten bisa datang ke distinasi wisata seperti Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
“Meski pada masa pandemi, minat wisatawan untuk berkunjung ke Banten Lama tidak berkurang,” ujar Tour Guide Banten, Sudirman kepada wartawan, Minggu (22/11).


Menurut Sudirman sebagai pemandu wisata menyebutkan pengunjung ke Banten Lama ada dua kategori yakni kalangan santri dan masyarakat umum.


“Kalau santri, oleh karena mereka belajar tentang sejarah Islam di Indonesia sehingga Banten Lama masuk bagian dari sejarah tersebut,” ungkap pemandu wisata yang bersertipikat itu.


Sudirman menjelaskan, kalangan santri banyak datang pada Jumat. “Dari kalangan santri saja pada hari Jumat bisa mencapai 5.000 orang. Mereka datang silih berganti,” ucapnya.


Sudirman menyebutkan sebenarnya Banten Lama ini bukanlah tempat wisata tapi adalah situs sejarah yang ada di Banten. Namun demikian, setelah divitaliasi oleh Pemerintah Provinsi Banten, warga menjadikan sebagai distinasi wisata.


“Yang penting situs sejarah Banten tetap terjaga dan bila banyak wisatawan berkunjung akan memberi manfaat bagi warga sekitar guna meningkat ekonomi rakyat,” tutur Sudirman sembari tersenyum.


Ahmad Hudori pengunjung wisata mengaku datang ke Banten Lama bersama rombongan sejak usai sholat Subuh, Sabtu (21/11). Rombongan sampai di Banten Lama sekitar pukul 10:00 WIB.


“Kalau beramai-ramai jalan kaki dari terminal ke Masjid Agung Banten tidak terasa. Apalagi jalan kini sudah tertata dengan rapi,” tutur Ahmad Hudori, santri asal Bogor, Jawa Barat.


“Saya sudah lama ingin datang ke mari karena sering nonton video dan baca di medsos tentang Banten Lama,” imbuhnya.
Ahmad Hudori menjelaskan, dirinya terkagum dengan peninggalan sejarah panjang Banten Lama dan kini telah dipugar kembali oleh Pemerintah Provinsi Banten. “Saya dapat info Banten Lama direvitalisasi oleh Bapak Wahidin Halim, Gubernur Banten,” tuturnya.


Pengunjung lainnya, Tobari Suhanda asal Kabupaten Lebak mengaku baru pertama kali datang ke Banten Lama. “Bagus ya,” tutur Suhanda singkat.


Dari hasil pantau, warga yang berkunjung ke Banten Lama meski terik matahari siang tetap bersemangat. Meski di antara pengunjung ada yang berteduh di bawah “payung besar” yang ada di areal Masjid Agung Banten.


Deden, pengunjung asal Jakarta, merasa heran saat menginjakkan kakinya di lantai marmer Masjid Agung Banten meskipun panas sinar matahari siang tetap adem.


“Coba ke sini yang ada lantai marmer, terasa adem. Kok bisa adem ya, meski terik matahari begitu panas,” tandas Deden terheran-heran. (fuad/jojo)