Berhasil Tekan 25 Ribu Kasus Keluarga Berisiko Stunting

Selasa, 10 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang melaporkan penurunan signifikan dalam angka kasus keluarga berisiko stunting. Berdasarkan data terbaru, jumlah keluarga berisiko stunting di Kabupaten Tangerang turun menjadi 51.938 pada tahun 2024, dibandingkan dengan 77.608 kasus pada tahun 2023.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menyampaikan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil dari upaya pemerintah daerah melalui berbagai program yang dirancang untuk mengatasi masalah stunting.

“Penurunan sebanyak 25.670 kasus ini menunjukkan hasil yang cukup signifikan dan merupakan bagian dari koordinasi intensif Tim Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan berbagai perangkat daerah terkait,” katanya, Senin (9/9/2024).

Angka prevalensi stunting di Kabupaten Tangerang pada tahun 2024 tercatat turun sebesar 7,7 persen, melampaui target nasional penurunan prevalensi stunting sebesar 14 persen.

Keberhasilan ini diatributkan kepada program Gebrak Tegas, sebuah inisiatif kolaboratif yang melibatkan organisasi perangkat daerah, kecamatan, desa/kelurahan, serta stakeholder lainnya.

Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama dan penyakit infeksi yang berulang. Masalah ini bisa dimulai sejak dalam kandungan dan menjadi nyata saat anak berusia lima tahun.

Baca Juga:  Buka Rakor PPID, Arief Ingin Informasi dan Pelayanan Disajikan se-Transparan Mungkin

“Untuk mencegah stunting, kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya bagi sasaran program seperti remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, anak bawah dua tahun, dan anak bawah lima tahun, agar mendapatkan pendampingan dari tim pendamping keluarga di tiap desa dan kelurahan,” pungkasnya. (dam/ris)

Berita Terkait

SPMB 2026, Pemkot Tangerang Sediakan 142 Sekolah Swasta Gratis
Bandara Soetta dan Bea Cukai Perketat Pengawasan, 19 Kasus Penyelundupan Terungkap
Lepas 411 Atlet ke POPDA XII Banten, Pemkot Tangerang Bidik Gelar Juara Umum
Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards
Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:55 WIB

SPMB 2026, Pemkot Tangerang Sediakan 142 Sekolah Swasta Gratis

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:21 WIB

Bandara Soetta dan Bea Cukai Perketat Pengawasan, 19 Kasus Penyelundupan Terungkap

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:46 WIB

Lepas 411 Atlet ke POPDA XII Banten, Pemkot Tangerang Bidik Gelar Juara Umum

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:21 WIB

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Berita Terbaru