Hidupkan Tradisi Ilmu Lomba Musabaqah Qiraatul Kutub Jadi Sorotan di MTQ

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) menjadi salah satu cabang lomba yang menarik perhatian besar dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Kabupaten Tangerang. Bertempat di Masjid Jami Al-Hikmah pada Jumat (17/1/2025), lomba ini diikuti oleh 174 peserta dari 29 kecamatan, yang sebelumnya telah melalui tahap seleksi di tingkat kelurahan dan desa.

Ketua Dewan Hakim cabang MQK, Haji Nur Alam Jaelani, mengungkapkan bahwa perlombaan ini terdiri atas tiga kategori berdasarkan usia: Ula (anak-anak), Wustho (remaja), dan Ulya (dewasa). Setiap kategori menggunakan kitab kuning sebagai materi lomba, sesuai dengan tingkatannya. “Untuk kategori dewasa, kami menggunakan kitab Tafsir Al-Munir atau Marah Labid karya Syekh Nawawi al-Bantani. Untuk remaja, kitab yang digunakan adalah Nihayatuzain, sedangkan untuk anak-anak menggunakan kitab Kasyifatu Saja,” jelasnya, kemarin.

Dalam perlombaan ini, peserta diuji melalui tiga aspek utama:

Shihah al-Kiroah, yakni kemampuan membaca teks kitab kuning dengan tepat.
Ketepatan Terjemahan, yang mengukur kemampuan menterjemahkan teks ke dalam bahasa yang mudah dipahami. Fathum Maani, yakni penguasaan peserta dalam memahami dan menginterpretasikan makna dari teks kitab. Menurut Haji Nur Alam, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran dan pelestarian tradisi keilmuan Islam. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme dari seluruh kecamatan yang mengirimkan delegasi terbaik mereka. Ini menjadikan lomba semakin kompetitif dan memberikan inspirasi bagi semua peserta,” ujarnya.

Baca Juga:  3 Paslon Adu Gagasan, SRD Lebih Tenang

Ia menambahkan, salah satu tujuan utama dari lomba ini adalah mencetak generasi muda yang mencintai ilmu agama dan berkomitmen melestarikan kitab kuning sebagai bagian dari warisan intelektual Islam. “Kami berharap peserta, terutama yang baru mengenal kitab kuning, terus termotivasi untuk mempelajari al-Kutub al-Mu’tabarah. Dengan begitu, tradisi keilmuan Islam di Kabupaten Tangerang dapat terus berkembang,” imbuhnya.

Lomba MQK ini tidak hanya menjadi ajang intelektual, tetapi juga momentum untuk memupuk kecintaan terhadap ilmu agama. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan komitmen Kabupaten Tangerang dalam menjaga tradisi keilmuan Islam agar tetap hidup di tengah masyarakat. (dam/ris)

Berita Terkait

Tiga BUMD Kota Tangerang Tandatangani MOU dengan Kejari
Perumda TKR Segera Bangun Jaringan Air Bersih untuk Ratusan Rumah di Cluster Catalina
Sinergi PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli, Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Pelajar
Diskominfo Kota Tangerang Siagakan Empat Server Khusus untuk Sukseskan SPMB 2026
PT TNG dan Dispora Tangerang Siapkan Sistem Parkir Digital di Benteng Reborn
SPMB 2026, Pemkot Tangerang Sediakan 142 Sekolah Swasta Gratis
Bandara Soetta dan Bea Cukai Perketat Pengawasan, 19 Kasus Penyelundupan Terungkap
Lepas 411 Atlet ke POPDA XII Banten, Pemkot Tangerang Bidik Gelar Juara Umum
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:31 WIB

Tiga BUMD Kota Tangerang Tandatangani MOU dengan Kejari

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:13 WIB

Perumda TKR Segera Bangun Jaringan Air Bersih untuk Ratusan Rumah di Cluster Catalina

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:05 WIB

Sinergi PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli, Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Pelajar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:23 WIB

Diskominfo Kota Tangerang Siagakan Empat Server Khusus untuk Sukseskan SPMB 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:55 WIB

PT TNG dan Dispora Tangerang Siapkan Sistem Parkir Digital di Benteng Reborn

Berita Terbaru

Daerah

Tiga BUMD Kota Tangerang Tandatangani MOU dengan Kejari

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:31 WIB