Emping Asal Lebak Tembus Pasar Luar Negeri

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Kerupuk Emping Melinjo asal Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, menembus pasar luar negeri terutama negara Arab Saudi dan Jepang setelah dipromosikan oleh pemerintah daerah melalui pameran – pameran sampai mengikuti Pekan Raya Jakarta (PRJ).

“Kami merasa bersyukur dengan adanya promosi itu hingga menebus Arab Saudi dan Jepang,” kata Eros, seorang pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) kerupuk emping melinjo, kepada wartawan, Kamis (18/1/24).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran pemerintah daerah kata dia cukup membantu untuk kemajuan usahanya melalui promosi sehingga banyak dikenal di kalangan masyarakat luas

Produksi emping yang digeluti sejak 1997 di Desa Sindangsari Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak kerapkali mengikuti pameran – pameran, termasuk setiap tahun di PRJ.

Baca Juga:  Kapolsek Rangkasbitung Salurkan Sembako ke Warga dari Kapolda Banten

Saat ini, menurut Eros permintaan kerupuk emping UMKM asal Warunggunung menebus Arab Saudi dan Jepang, karena kualitasnya sangat bermutu.

Keunggulan kerupuk emping melinjo yang diproduksinya itu,selain gurih, renyah, beraroma dan menyehatkan.

Saat ini, perputaran uang dari transaksi penjualan hingga mencapai puluhan juta rupiah per bulan dan bisa membangkitkan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Kami merasa terbantu dengan usaha ini sehingga bisa menyerap tenaga kerja sebanyak sepuluh orang,” ucap Eros.

Menurut dia, selain menembus pasar liar negeri, kerupuk emping dengan logo “Ruhay” juga dipasok ke wilayah Rangkasbitung dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

Baca Juga:  Bupati Lepas Gerak Jalan dan Buka Bazar UMKM di Kelapa Dua

Kebanyakan konsumen kerupuk emping UMKM Eka Putri itu ada yang langsung mendatangi ke lokasi produksi emping di Desa Sindangsari Warunggunung Kabupaten Lebak.

Begitu juga pelaku UMKM kerupuk emping melinjo lainnya, Yayah warga Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya sudah 20 tahun menggeluti usaha ini dan masih bertahan hingga menyerap tenaga kerja puluhan orang.

“Kami sekarang bisa menghasilkan omzet pendapatan sekitar Rp50 juta per bulan,” katanya menjelaskan.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Lebak, Yani, membenarkan jika produk kerupuk Emping Melinjo asal Kecamatan Warunggunung sudah menembus pasar luar negeri sejak lama. Hal itu dikarenakan kualitas Emping Melinjo asal Lebak tersebut sangat baik.

Penulis : jat

Editor : dam

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru