Antisipasi Luapan Sungai, Pemkot Tangerang Klaim Puluhan Pompa Air Telah Disiagakan

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiagakan puluhan unit pompa air untuk menangani banjir yang merendam sejumlah wilayah akibat hujan lebat sejak Kamis malam. Meski petugas telah diterjunkan ke lokasi terdampak, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat menghambat surutnya air.

Banjir akibat luapan sungai dilaporkan melanda beberapa titik krusial, di antaranya Kawasan Regency Jembatan Alamanda (Kali Ledug), Taman Cibodas (Kali Sabi), dan Perumahan Puri Kartika Baru (Kali Wetan).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menyatakan bahwa pihaknya telah mengaktivasi seluruh rumah pompa di wilayah terdampak sejak air mulai naik.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Mulai Realisasi Pembangunan Alun-alun Benda

“Petugas lapangan sudah dikerahkan untuk melakukan penanganan sementara sekaligus memantau kondisi secara berkala. Fokus kami saat ini adalah mengoptimalkan pompa permanen dan menyiagakan pompa portable untuk keadaan darurat,” ujar Taufik, Senin (2/32026).

Taufik mengeklaim bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya tanggul atau turap yang jebol. Ia memprediksi genangan akan surut dalam waktu dekat, dengan catatan tidak ada hujan susulan yang signifikan pada sore hingga malam hari.

Namun, di lapangan, warga mulai mengeluhkan durasi genangan yang sering berulang di titik yang sama. Salah seorang warga Periuk, Ahmad (38), menyebut bahwa meski pompa menyala, debit air sungai yang terlalu tinggi seringkali membuat pembuangan air menjadi tidak maksimal.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Gelar Seminar Dorong Partisipasi Perempuan dalam Politik

“Pompa memang ada, tapi kalau hujannya deras sekali, air sungai tetap masuk ke pemukiman. Kami berharap ada solusi jangka panjang selain sekadar pompa, misalnya pengerukan sedimentasi yang lebih masif,” ungkap Ahmad.

Hingga berita ini diturunkan, Pemkot Tangerang terus mengimbau masyarakat untuk memantau Tinggi Muka Air (TMA) di sungai terdekat melalui aplikasi atau kanal informasi resmi guna meningkatkan kesiapan mitigasi mandiri. (Adv)

Berita Terkait

Apresiasi Prestasi FORNAS VIII, Pemprov Banten Berikan Penghargaan kepada Pegiat Olahraga
Apresiasi Prestasi Olahraga, Sachrudin Berikan Bonus kepada Peraih Medali FORNAS
Stok Vaksin MR Dipastikan Aman, Pemkot Tangerang Ajak Orang Tua Segera Imunisasi Anak
Pastikan Aman Dikonsumsi, Disperindagkop UKM Kota Tangerang Sidak Parsel Lebaran
Jalan Raya Imam Bonjol Diperbaiki, Pemkot Tangerang Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan Saat Mudik
Pemkot Tangerang Fokus Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Lewat Pembangunan SPAM Cikokol
Forum Renja Disperkimtan: Menata Kawasan dan Memperkuat Infrastruktur Kota Tangerang 2026-2027
Gerak Cepat, 20.940 Porsi Makanan Disalurkan Dinsos untuk Korban Banjir di Tangerang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:52 WIB

Apresiasi Prestasi FORNAS VIII, Pemprov Banten Berikan Penghargaan kepada Pegiat Olahraga

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:25 WIB

Apresiasi Prestasi Olahraga, Sachrudin Berikan Bonus kepada Peraih Medali FORNAS

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:04 WIB

Stok Vaksin MR Dipastikan Aman, Pemkot Tangerang Ajak Orang Tua Segera Imunisasi Anak

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:00 WIB

Pastikan Aman Dikonsumsi, Disperindagkop UKM Kota Tangerang Sidak Parsel Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jalan Raya Imam Bonjol Diperbaiki, Pemkot Tangerang Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan Saat Mudik

Berita Terbaru