Bantuan ke Korban Puting Beliung di Pakuhaji terus Mengalir

Bantuan ke Korban Puting Beliung di Pakuhaji terus Mengalir
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes pol Deonijiu De Fatima (Kiri), Dandim 0510/TRS, Letkol Inf Bangun siregar (Tengah). Saat menyerahkan bantuan secara langsung ke Korban Angin Puting Beliung di Pakuhaji

TANGERANG | TR.CO.ID

Bantuan kepada korban Angin puting beliung di Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang terus mengalir. Kali ini bantuan itu datang dari orang nomor satu di jajaran Polres Metro Tangerang Kota, Kombes pol Deonijiu De Fatima.

"Kami membawa beberapa bahan matrial bangunan semen pasir, pakaian serta sembako untuk diberikan kepada masyarakat dan meringankan masyarakat yang mengalami musibah," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes pol Deonijiu De Fatima. Kamis (4/2/21).

Ia mengungkapkan, saat ini rumah yang mengalami musibah ada 41 unit, namun yang roboh hancur ada 3 rumah.

"Bahan matrial bangunan sudah disiapkan nanti akan dipantau oleh Kapolsek, camat serta Danramil dalam rangka melakukan pembangunan secepat mungkin. Namun dibantu dengan warga dan keluarga yang mengalami musibah agar bisa secepatnya mereka bisa menempati rumah ini," papar Kapolres.

Sementara itu, Masih (60) salah satu korban musibah angin puting beliung yang rumahnya roboh ini mengucapkan terimakasih buat Bapak Kapolres sudah memberikan bantuan bahan matrial bangunan, pakaian dan sembako.

"Saya ucapkan terimakasih buat Bapak Kapolres atas bantuannya dan secepatnya rumah saya bisa kebangun kembali dan bisa dihuni," pungkasnya.

Pantuan di lokasi, ke datangan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes pol Deonijiu De Fatima, didampingi Kasubag Humas Kompol Abdurachim. Bersama Dandim 0510/TRS, Letkol Inf Bangun siregar, Koramil 10/SPT Kapten Inf Agus Halim Siregar dan Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdurohim, PJ Kades Rawa Boni beserta jajaran.

Salain memberikan bantuan,  Kapolres dan Dandim juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah warga yang roboh. Seperti di katahui, peristiwa angin putig beliung yang menggulung pemukiman warga itu terjadi, pada Senin (1/2/21) lalu. (fuad/dam)