Berhenti untuk Buka Notifikasi HP, Karyawan RS Mayapada Dijambret

Berhenti untuk Buka Notifikasi HP, Karyawan RS Mayapada Dijambret

CIKOKOL | TR.CO.ID

Seorang wanita yang masih memakai seragam kerja RS Mayapada Cikokol berkendaraan motor matic berhenti dan meminggirkan motornya dengan keperluan untuk melihat notifikasi handphone. Tak disangka tak berapa lama baru mengeluarkan handphone dan melihat notifikasi, wanita ini didatangi 3 orang pemuda memakai motor beat dan langsung mengambil paksa handphone korban di Jl. Hartono Raya tepat di pinggir Ruko Pemasaran Modernland, Cikokol - Kota Tangerang, Senin (27/12/21).

 

Peristiwa terjadi sekitar pukul 22:30 atau jam setengah 11 malam dimana memang di lokasi tersebut bisa  dikatakan sepi seperti biasanya. Korban berhenti tepat dibawah lampu penerangan dan juga masih ada ruko yang masih buka dan berjarak tidak jauh dari Rumah Sakit Mayapada.

 

Korban menyatakan kaget dan sempat lemas tak berkutik ketika ponselnya dijambret. Pelaku sempat mengatakan "pinjem bentar ya!" sambil mengambil ponsel korban dan langsung pergi meninggalkan lokasi. Korban mengaku sempat ketakutan sampai lemas karena salah satu pelaku membawa senjata tajam.

 

"Mereka ada 3 orang boncengan bertiga pake motor beat, 1 orang yang bawa motor, yang 1 bawa gitar, yang 1 lagi bawa sajam kaya celurit gede gitu saya takut dibacok," ujar korban ketika ditanya kronologi pasca kejadian di tkp.

 

Salah seorang karyawan toko F&B mendengar teriakan dari dalam toko dan langsung berlari keluar menghampiri asal suara teriakan tersebut. Pria dengan inisial B ini langsung menanyakan kepada korban kenapa berteriak sekeras itu. "Saya lagi berkemas mau tutup toko, tiba-tiba ada suara cewe teriak kenceng dari luar. Ya saya langsung lari keluar takutnya ada kejadian apa-apa. Eh bener aja ada mba-mba dijambret." jelasnya.

 

Pada saat sebelum kejadian korban juga didampingi oleh pacarnya dari belakang. "Saya udah ngikutin dari belakang, kejadiannya cepet banget saya juga ga sempet turun apalagi nyamperin. Saya inisiatif langsung ngejar jambretnya sanpe ke Mall Shinta, hasilnya nihil saya kehilangan jejak." ujarnya selaku pacar korban tersebut.

 

Pihak keamanan PT Modernland Realty sempat menenangkan korban dan juga didatangi oleh Kapospol Modernland Asmadi untuk meminta keterangan lebih lanjut dari korban dan beberapa saksi mata. Berlangsung sekitar setengah jam pembicaraan, korban juga langsung meninggalkan tkp karena memang sudah larut malam dan suasana juga tidak kondusif.

 

Siang ini pada pukul 13:15 utusan dari pihak dari Polresta Tangerang mendatangi lokasi kejadian dalam rangka olah tkp dan investigasi kejadian. Sempat didampingi oleh korban untuk memberi keterangan lengkap kronologi penjambretan dan menghadiri beberapa saksi mata guna proses pengumpulan data investigasi.(fj)