BPBD Lebak Gelar Pelatihan Water Rescue

BPBD Lebak Gelar Pelatihan Water Rescue

LEBAK | TR.CO.ID

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak terus meningkatkan kemapuan anggotanya agar mampu dengan cepat dan tepat dalam melakukan penyelamatan dan evakuasi warga korban bencana. Kali ini, tim BPBD dilatih bagaimana melakukan penyelamatan kepada korban yang berada di medan air, seperti sungai dan danau.

“Latihan water rescue kali ini lebih kepada evakuasi orang atau korban di air yang kondisinya masih hidup, karena selama ini kan latihan mengevakuasi korban yang sudah meninggal,” terang Febby Rizki Pratama Kepala BPBD Lebak, kepada Wartawan, Selasa (28/6/22).

Kata Febby, tentu ada perbedaan mengevakuasi korban yang sudah meninggal dengan korban yang masih hidup. Kemampuan ini yang diberikan anggota BPBD oleh instruktur Basarnas, di Situ Cilembun, Warunggunung.

“Bagaimana cara menaikkan tubuh korban dari air ke perahu, lalu pertolongan pertamanya seperti apa, misalnya mengeluarkan air dari dalam tubuh korban. Kita juga harus tahu bagian tubuh mana yang harus dipegang saat mengangkat, karena kita enggak tahu kan apakah korban mengalami patah tulang atau enggak," ujarnya.

Menurut Febby, dari pelatihan rutin tersebut pengetahuan dan kemampuan anggota dalam melakukan penyelamatan dan evakuasi semakin bertambah.

“Jadi misalnya saat mau naikin korban ke perahu, enggak boleh asal tarik di bagian kepala karena khawatir korban ternyata mengalami patah tulang. Anggota harus turun ke air lalu mendorong badan korban ke perahu,” paparnya.

Selain dilatih water rescue, sambung Febby, anggota BPBD juga diasah kecepatan memasang tenda pengungsi.

“Kecepatan tim memasang tenda pengungsi yang luasnya 6×12 meter itu harus dilatih. Alhamdulillah tim bisa memasang dalam waktu 18 menit, karena kalau tidak biasa bisa sampai setengah jam lebih memasang itu,” tukasnya. (jat/k6/dam)