BWI Perwakilan Kota Tangerang Sosialisasikan Wakaf Uang di Kecamatan Karawaci

BWI Perwakilan Kota Tangerang Sosialisasikan Wakaf Uang di Kecamatan Karawaci

TANGERANG | TR.CO.ID

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat, saat ini pemerintah pusat sedang menggiatkan hal tersebut melalui wakaf uang, tak terkecuali di Kota Tangerang. Maka dari itu, untuk lebih dapat memberikan arti tentang apa itu wakaf uang di masyarakat, Kecamatan Karawaci menggelar kegiatan sosialisasi wakaf uang di Aula kantor kecamatan setempat, Kamis (8/04/2021), yang dibuka langsung oleh Camat Karawaci Tihar Sopian, bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Kota Tangerang yang menjadi narasumber.  

Dalam kesempatan itu, Tihar mengatakan dirinya juga ingin mengetahui apa itu wakaf uang, maka dari itu, kegiatan ini digelar agar masyarakat mengetahui apa itu wakaf uang dan manfaatnya, khususnya kepada masyarakat Karawaci.

"Ya, mungkin kalau dihitung hitung 183 ribu jiwa yang ada di Kecamatan Karawaci, minimal kalau setiap bulannya setiap jiawa menyumbangkan uangnya sebesar Rp10.000 dikali dengan jumlah jiwa yang ada, saya rasa bisa mencapai lebih dari 1 Miliar," pungkasnya.  

"Mudah-mudahan atas doa dan dukungannya masyarakat Karawaci dapat bersama sama mewakafkan uang berinfaq bersedekah dan lain-lain," tambahnya.

Dikatakan lebih lanjut, Kecamatan Karawaci dalam kegiatan pengelolaan zakat, atas perintah Walikota Tangerang sebagai mana surat edaran bahwasanya pegawai wajib mengeluarkan zakat setiap bulannya yang dikelola lansung oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ) Karawaci.

"Dan setiap bulannya upah, gaji atau pendapatan kami dipotong langsung serta dikelola oleh UPZ yang ada di Kecamatan Karawaci, dan disetorkan langung kepada Baznas Kota Tangerang, dan selanjutnnya uang tersebut diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan, " katanya.

Dikatakannya juga, bahwa saat ini di Kecamatan Karawaci banyak sekali laporan laporan  dengan masih banyak terjadi belum tertibnya administrasi terkait dengan wakaf.

"Baik itu wakaf masalah makam, wakaf musholah dan masjid, dan lain lain, maka dari itu, kami mohon arahan dan bimbingan dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Kota Tangerang," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua BWI Kota Tangerang, KH. Abdullah Tolib mengatakan, tugas BWI Perwaklan Kota Tangerang adalah mensosialisasikan tentang wakaf uang, sebagaimana yang diperintahkan oleh BWI Pusat, juga oleh Menteri Keuangan, Menteri Agama, OJK, dan paling tinggi oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang selalu mendengung dengungkan soal wakaf uang.

"Karena beliaulah yang mengeluarkan fatwa tentang kebolehan wakaf uang," ungkapnya. Dikatakannya, Wakaf uang adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. Termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga. Wakaf Uang hukumnya jawaz (boleh). Wakaf Uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara syar'i.

Diutarakannya, wakaf uang saat ini memang masih menjadi barang asing bagi masyarakat. “Selama ini masyarakat masih menganggap wakaf hanya berkisar wakaf masjid, mushola dan makam,” katanya.

Padahal, berdasarkan Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf menyebutkan, kegiatan atau cakupan wakaf itu meliputi wakaf yang bersifat produktif, apakah itu wakaf uang, logam mulia, kendaraan dan yang sesuai dengan perundang - undangan.

“Sementara potensi wakaf produktif di masyarakat Kota Tangerang itu ada, ini yang akan digarap oleh BWI,” tegasnya.

“Pemahaman informasi perihal wakaf saya kira masih sangat minim, biasanya masyarakat awam hanya mengetahui bahwa wakaf hanya berupa tanah untuk makam, atau sekolah. Untuk itu aturan ini harus terus digaungkan,” katanya.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh para Lurah Se-Kecamatan Karawaci, tokoh masyarakat, tokoh agama serta menggunakan protokol kesehatan yang ketat. (adv)