Dandim 0510/Trs Waspadai Radikalisme dan Intolerans

Dandim 0510/Trs Waspadai Radikalisme dan Intolerans

TANGERANG | TR.CO.ID

Komandan Kodim 0510/Trs Letkol Inf Bangun IE Siregar ,S.H, M.I.Pol bersama AKP Eldi Wakasat Intelkam Polresta Tangerang dan Haris Pos Binda Banten menjadi pemberi materi dalam kegiatan Pembekalan Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tingkat Kecamatan di Aula Rapat Bola Sundul Lt.2 GUUD Jl. Moh Atik Soewardi Puspem Kab.Tangerang, Kamis (02/06/22).

Kegiatan diselenggarakan FKDM Kabupaten Tangerang dengan penanggung jawab Tisna Hambali Rudani Ketua FKDM Kab.Tangerang diikuti ±50 peserta, juga dihadiri, Drs H Arif Rachman T. MM Kakesbangpol Kabupaten Tangerang, Tisna Hambali Rudani Ketua FKDM Kab. Tangerang, Letkol Inf Bangun Siregar SH., Mi Pol Dandim 0510 Trs, AKP Eldi Wakasat Intelkam Polresta Tangerang, Saripudin SH Posda BIN Kab Tangerang, Bambang Kasi Kewaspadaan Dini Kab. Tangerang, dan seluruh Peserta FKDM kecamatan yang ada di Kab. Tangerang.

Dalam acara tersebut, Drs. H. Arief Rachman T. MM.Kepala Kesbangpol Kab. Tangerang dalam sambutannya, mengatakan berbagai fenomena sosial dan alam sering terjadi sehingga meniscayakan kita semua untuk bisa berpartisipasi dalam bentuk upaya antisipasi dari perilaku penyimpangan sosial yang dapat merugikan masyarakat.

"Berkat komitmen kuat Pemda serta dukungan stakeholder dan elemen lainnya, kita sudah melakukan kegiatan ini demi menjaga kondusifitas wilayah." jelasnya.

Diharapkan kegiatan ini, kata Arief, dapat meningkatkan solidaritas dalam menjalankan fungsi kerelawanan terhadap bencana maupun kegiatan sosial lainnya. Dan melalui kegiatan ini, menjadi langkah tepat untuk mendeteksi dini terhadap strategi penomena sosial dalam menjaga kondusifitas di masyarakat dan kami berpesan kepada para peserta dapat mengikuti dengan baik.

Sementara itu, Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun IE Siregar ,S.H, M.I.Pol dalam penyampaian materinya mengatakan, adanya beberapa permasalahan  yang terjadi di wilayah Kab Tangerang, harus kita disikapi bersama - sama demi menjaga kondusifitas wilayah.

"Terkait situasi saat ini, adanya pihak yang ingin Indonesia pecah, yang 100% adalah orang luar namun menggunakan warga Indonesia sendiri sehingga dapat terjadi perpecahan yang menimbulkan perang saudara. Ini ada beberapa penyebabnya, yaitu Faktor Internal (perang saudara) seperti Agama, Kepentingan politik dan Ekonomi. Sedangkan Faktor Eksternal (Invasi Negara lain) dari segi Batas wilayah dan sumber alam." jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim, menjelaskan bahwa, ancaman di wilayah Kodim 510/Trs saat ini, diantaranya, kesenjangan sosial di wilayah Kec. Teluknaga dan Kosambi Banjir yang disebabkan oleh banjir sampah, limbah yang tidak mau membersihkan; Demo/unjuk rasa terjadi, baik dari elemen buruh maupun mahasiswa bahkan melibatkan pelajar 10% dari massa aksi yang tidak mengerti tujuan aksinya ke Jakarta dan mendapat undangan lewat Medsos sehingga terjadi korban Jiwa; dan Radikal dengan ciri-ciri seperti Civil War (Kebencian beda agama dan beda Ras) merasa paling benar, cap kafir dan halalkan membunuh.

Selain itu, Letkol Inf Bangun IE Siregar juga mengatakan, cara melakukan pencegahan adalah dengan memberi keseimbangan Rohani, Jiwa dan tubuh; Selalu memberikan perhatikan keluarga, lingkungan rumah, lingkungan kerja serta yang terakhir, kita harus selalu bersyukur.

'Untuk itu, TNI saat ini intens untuk membuat "Kampung Pancasila", karena saat ini kemanusiaannya sudah mulai hilang sehingga perlu dipupuk dan atau dihidupkan kembali dalam diri masing-masing individu masyarakat seperti Iman, Kemanusiaan, Keragaman, Musyawarah dan Gotong royong." ungkap Letkol Inf Bangun IE Siregar dalam penyampaian materinya.

Sedangkan AKP Eldi SH Wakasat Intelkam Polresta Tangerang dalam penyampaian materinya mengatakan perlunya kewaspadaan dini yang dilakukan oleh seluruh masyarakat karena kerawanan wilayah Kab Tangerang sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta sehingga kesiapsiagaan dan antisipasi gangguan keamanan menjadi tanggung jawab kita bersama.

"FKDM dibentuk tingkat Kabupaten/Kota untuk mengkomunikasikan data dari masyaraka," tukasnya. (ril/dam)