Debit Air Sungai Naik, Warga Dibantaran Ciujung Was - was

Debit Air Sungai Naik, Warga Dibantaran Ciujung Was - was
Febby rizki pratama, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak

LEBAK | TRM

Ratusan warga yang mendiami sepanjang bantaran sungai ciujung merasa was-was, disebakan tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai ciujung Kabupaten Lebak sehingga  membuat debit air sungai tersebut mulai naik.

Dituturkan Tati, seorang warga Kampung Lebak Sambel Rangkasbitung, mengaku was-was dengan mulai naiknya permukaan air sungai ciujung saat ini. Faktor rendahnya permukiman dan tingginya curah yang hampir selama sepekan di hulu sungai,memungkinkan  naiknya permukaan air sungai tersebut.

"Hampir sepekan ini di Lebak, terutama wilayah hulu sungai Ciujung hujan terus. Bisa bapak lihat, permukaan sungai ciujung ini terus naik, bahkan hari ini hujan turun sejak dini hari hingga siang hari," katanya, Minggu (9/12).

Menurutnya, jika intensitas curah hujan di wilayah hulu sungai turun cukup deras dalam setiap harinya. Maka dikhawatirkan, debit air sungai naik dan permukiman di sekitar bantaran sungai ciujung akan kebanjiran.

Kata Tati lagi, karena permukimannya dari bantaran sungai terbilang dekat. Maka dirinya saat ini harus selalu waspada, terutama saat hujan turun dari mulai petang hingga malan dan dini hari.

"Kalau hujan turun dari petang hingga dini hari. Ya, terpaksa keluarga laki-laki atau suami harus berjaga-jaga, khawatir air sungai naik ke permukiman secara tak terduga," ujarnya.

Sementara, Febi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mrngingatkan agar warga yang bermukim di area bantaran sungai ciujung, agar waspada dengan mulai tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai Ciujung tersebut.

"Jika. dihulu sungai intensitas hujannya tinggi. Maka secara otomatis ke wilayah hilir pun debit air akan besar. Jadi kami minta warga di sekitaran sungai ciujung waspada, khawatir adanya luapan air sungai secara mendadak," terangnya. (yans/zal/dam)