Dinasti Kuat, Incumbent Menang

Dinasti Kuat, Incumbent Menang

HEBOH: Quick Count

TANGERANG | TR.CO.ID
Pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di empat wilayah di Provinsi Banten yakni Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kota Colegon dan Kabupaten Pandeglang telah selesai dilaksanakan, Rabu (09/12).
Dalam Pilkada serentak tahun 2020 ini perang dinasti pun sangat berperan dalam hasil kemenangan, di Kota Tangsel dinasti Ratu Atut Chosiyah terbilang masih sangat kuat yakni ada Pilar Saga yang merupakan keponakannya, juga keponakan Walikota Tangsel Airin Rahmi Dinay yang berpasangan dengan Benyamin Davnie, kemudian di Kabupaten Serang ada Ratu Tatu Chasanah yang juga merupakan adik dari Ratu Atut Chosiyah mantan Gubernur Banten, kemudian di Kabupaten Pandeglang ada Irna Narulita yang juga merupakan dinasti kuat di wilayah tersebut.


Selain mereka merupakan para dinasti kuat, juga sebagai incumbent yang hingga saat ini masih memimpin wilayah masing-masing, Benyamin Davnie masih menjabat sebagai Wakil Walikota Tangsel, Tatu Chasanah menjabat Bupati Serang dan Irna Narulita masih menjabat Bupati Pandeglang. Sehingga membuat mereka semakin kuat dan bisa memenangkan Pilkada tahun 2020.


Dari hasil penghitungan cepat atau quick count versi LSI Denny JA pada Pilkada di empat wilayah tersebut, untuk wilayah Tangsel pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga dengan nomor urut empat meraih perolehan suara 43,15%, kemudian pasangan Muhammad-Sara nomor urut satu memperoleh suara 35,19% dan pasangan Azizah-Ruhama nomor urut dua memperoleh suara 21,66%. Untuk sementara dimenangkan oleh pasangan Benyamin-Pilar Saga.


Untuk perolehan penghitungan cepat di Pilkada Kabupaten Serang, versi LSI Denny JA pasangan nomor urut satu Ratu Tatu Chasanah-Pandji memperoleh suara 64,04 persen dan lawannya Nasrul Ulum-Eki Baihaki memperoleh 35,96 persen. Untuk sementara dikemenangkan oleh pasangan incumbent Tatu Chasanah-Pandji.


Kemudian untuk hasil perolehan cepat di Kota Cilegon sesuai versi Voxpol, pasangan nomor urut satu Ali Mujahidin-Firman Mutakin memperoleh suara 20,36%, kemudian Ratu Ati Marliati-Sokhidin memperoleh suara 29,52%, lalu pasangan Iye Iman Rohiman-Awab memperoleh suara 15,92% dan pasangan Helldy Agustian-Sanuji memperoleh suara 34,20%. Untuk wilayah Cilegon sementara dimenangkan pasangan Helldy-Sanuji.


Sementara itu, untuk hitungan cepat Pilkada di wilayah Kabupaten Pandeglang versi media center Irna-Tanto, pasangan nomor urut satu yang merupakan incumbent yakni Irna-Tanto memperoleh suara 67% dan lawannya pasangan Thoni-Imat memperoleh suara 33%.


"Kemenangan hasil kerja keras kita semua, tidak ada yang terlewat, satu suara sangat berharga bagi pemenangan Benyamin-Pilar. Ini kemenangan masyarakat Tangerang Selatan yang hari ini berjumlah 1 juta 700 ribu lebih," ujar Benyamin di rumah pemenangan Benyamin-Pilar di Kebon Jagung, Serpong Utara, Rabu (09/12).


Benyamin-Pilar langsung melakukan deklarasi yang dihadiri Ketua DPD Partai Golkar yang kini menjabat walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Turut hadir, perwakilan partai pendukung dari PPP, Partai Gelora, dan PKB, serta tim pemenangan Benyamin-Pilar.
Benyamin meyakini hasil quick count 3 lembaga survei dari Indikator Politik, Charta Politica, dan LSI Denny JA tidak jauh dari perhitungan KPU. Namun, dia tetap meminta warga menghormati proses penghitungan resmi KPU.
"Kita tahu 3 lembaga survei adalah lembaga kredibel karena terdaftar secara nasional. Hasil hitungan sementara tadi layaknya quick count pilkada sebagaimana mestinya adalah hasil yang tidak bisa dibantah lagi karena relatif tidak jauh berbeda dari penetapan hasil resmi dari KPU nantinya," kata Benyamin.


"Saya mengajak semua pihak masyarakat Tangerang Selatan untuk menunggu terlebih dahulu hasil penghitungan yang pasti dari KPU, secara resmi dari KPU. Itu yang tentu menjadi pedoman kita untuk kita pakai dalam berbagai kesempatan," tambahnya.
Benyamin turut menyinggung soal pasangan calon lain usai memenangkan Pilkada versi quick count. Pria yang kini menjabat wakil walikota Tangsel itu mengajak keduanya untuk bersama menyejahterakan warga Tangsel.
"Kepada khusus Bapak Muhamad dan Ibu Rahayu Saraswati dan kepada Ibu Siti Azizah Ma'ruf dan Ruhamaben, saya ucapkan terima kasih atas kebersamaan kita di perhelatan Pilkada Tangsel selama ini sampai dengan hari ini. Dan, kami mengajak kepada kedua paslon 1 dan 2, ide, gagasan, dan program biar kami saja yang mengimplementasikannya di tengah masyarakat. Izinkan kami mengimplementasikan itu karena kami yakin itu adalah hasil proses pemikiran yang sangat mendalam," tutur Benyamin.


"Sambil saya mengajak kita sejahterakan masyarakat Tangsel, jangan ada hal-hal mengakibatkan masyarakat kita tercederai. Selesaikan saja pesta demokrasi dalam ridho Allah," imbuhnya.
Sementara itu, Pilar Saga menambahkan kemenangan ini sebagai ujian kedepan. Dia bertekad melanjutkan pembangunan Kota Tangsel yang sudah dibangun Airin-Davnie salam 2 periode.
"Saya anggap kemenangan ini merupakan ujian kepada saya dan Benyamin, ujian dari Allah. Mudah-mudahan apa yang dipercaya oleh masyarakat adalah amanah buat kita melanjutkan perjuangan dan pembangunan Tangsel yang sudah baik lagi dibangun Ibu Airin dan Davnie dan masyarakat Tangsel insyaallah Tangsel akan lebih maju lagi karena Tangsel adalah rumah dan kota kita," katanya.


Sementara itu, hasil quick count atau hitung cepat Pilkada Kabupaten Serang yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan, pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa (Tatu-Pandji) unggul pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Serang tahun 2020.


Berdasarkan hasil quick count versi LSI Denny JA menunjukan Paslon petahana dengan perolehan suara 64,04 persen atau 239,127 suara. Sedangkan paslon penentang nomor urut 2 Nasrul Ulum dan Eki Baihaki 35,96 persen atau 134,254 suara.
Peneliti LSI Denny JA, Rico Pahlawan menyebutkan, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Serang ini mencapai 60,35 persen. Sehingga, pasangan Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa unggul telak di semua Dapil di Kabupaten Serang. Hanya saja, mendapat perlawanan di Dapil 5 Bojonegara.


Diketahui, Dapil 1 meliputi Kecamatan Binuang, Carenang, Ciruas, Lebak Wangi, Pontang, Tanara–Tirtayasa paslon Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa unggul dengan perolehan raihan suara 65,02 persen. Sementara paslon Nasrul Ulum dan Eki Baihaki mendapatkan 34,98 persen.


Dapil 2 meliputi Kecamatan Cikande, Jawilan, Kibin, Kopo dan Kragilan, pasangan Ratu Tatu Chasanah–pandji Tirtayasa mendapat perolehan suara 57 persen, dan pasangan Nasrul Ulum – Eki Baihaki mendapat 43 persen.
Pasangan Ratu Tatu Chasanah juga unggul di Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Bandung, Baros, Ciekusal, Pamarayan, Petir, dan Tunjung Teja dengan perolehan suara 64,10 persen, dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapat 35,90 persen.
Sementara, Dapil 4 meliputi Kecamatan Anyar, Cinangka, Ciomas, Pabuaran, Mancak dan Padarincang
pasangan Ratu Tatu Chasanah–Pandji Tirtayasa juga unggul telak dari Nasrul Ulum-Eki Baihaki dengan perolehan suara 68,78 persen dan lawannya memperoleh 30,22 persen.


Namun perlawanan sengit terjadi di dapil 5 yang meliputi Kecamatan Bojonegara, Kramatwatu, Gunungsari, Pulo Ampel dan Waringin Kurung pasangan Ratu Tatu Chasanah – Pandji Tirtayasa memperoleh suara 54,24 dan Nasrul Ulum – Eki Baihaki meraih 45,76 persen.


“Hasil quink count yang mempengaruhi kemenangan (Tatu dan Pandji, red) secara mengakar, solidaritas yang tinggi. Pemilih militan sudah 60 persen,” kata Rico dalam konfetensi pers di salah satu kediaman keluarga calon petahana Ratu Tau Chasanah di Jalan Bhayangkara, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (09/12).


Rico kembali menjelaskan, quick count perhitungan suara yang dihitung secara acak dengan menggunakan metode sampling. Kata dia, quick count dilakukan secara profesional, dan menjadi dasar pada perhitungan cepat Pilkada Kabupaten Serang.
“Hasil quink count yang mempengaruhi kemenangan secara mengakar, solidaritas yang tinggi. Pemilih militan sudah 60 persen,” imbuhnya.


Selanjutnya, berdasarkan hasil penghitungan Quick Count dari persi Irna Center pasangan nomor urut 1 pasangan calon bupati dan wakil bupati Pandeglang, Irna-Tanto sementara unggul 70 % dari Paslon Thoni-Imat
"Dari data by sistem penghitungan Quick Count yang masuk paslon Irna-Tanto memperoleh suara sementara 70% dan ini akan terus berjalan penghitungannya di Irna Center," ungkap Iing Supriadi kepada awak media saat konprensi pers di RM Rizki, Rabu (09/12).


Sementara Anggota Komisi I  DPR RI dari Fraksi Demokrat yang didampingi Tb.Asep Rafiudin Arip dan Iing Supriadi pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim Irna-Tanto dan semua pendukung, terutama pihak  penyelenggara Pilkada dan TNI/Polri dalam mengamankan jalannya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pandeglang 9 Desember 2020 yang telah berlangsung dengan aman dan kondusif.


"Hari ini tidak ada nol 1 atau nol 2 kemenangan Irna-Tanto adalah kemenangan masyarakat Kabupaten Pandeglang. Mari kita bersama-sama membangun untuk Kabupaten Pandeglang lebih baik lagi dan berkembang." ungkap Rizki Aulia Rahman Natakusumah tim pemenangan Intan dalam pers conference di Media Intan Center, Rabu (09/12/20) sore pukul 16.30 Wib.
Dikatakannya, dari hasil penghitungan sementara ini berdasarkan sebaran5 disemua kecamatan yang ada dari FOM C1 dan marzin erornya kisaran 1%


"Hanya tinggal nunggu sisa suara masuk by sistem sekitar 30 %." pungkasnya.
Untuk Pilkada Kota Cilegon, menurut lembaga survei Voxpol Center hasil hitung cepat itu menempatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 4 Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta unggul atas tiga paslon lainnya.


Sampai jam 14.45 WIB, sudah ada 24% persen data masuk. Dari data itu Helldy Sanuji meraih 38,76% suara sah. Selengkapnya adalah sebagai berikut:


Ali Mujahidin-Firman Mutakin: 22,75% Ratu Ati Marliati-Sokhidin: 25,55% Iye Iman Rohiman-Awab: 12,95 persen Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta: 38,76%.


Pilkada Cilegon 2020 diikuti oleh empat paslon. Paslon nomor urut 1 Ali Mujahidin-Firman Mutakin, kemudian Ratu Ati Marliati-Sokhidin dengan nomor urut 2. Selanjutnya, paslon nomor urut 3 Iye Iman Rohiman-Awab dan Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta nomor urut 4.


Helldy sudah meyakini kemenangannya sejak pagi hari. Bahkan ia menyebut angka 40-45 persen sebagai target.
Banyaknya pasangan yang berkompetisi dinilai menguntungkan bagi dirinya. Apalagi dua partai pengusungnya dikenal sebagai partai yang memiliki militansi kader sangat kuat, PKS dan Partai Berkarya.


"Nggak muluk-muluk, di Pilkada Cilegon 2020 ini kami kalau meraih angka 40-45 persen saja bisa menang insyaallah," kata Helldy. (ars/adg/dni/jojo)