Gagal Panen Massal, Pemkot Cilegon Usulkan Bantuan Benih

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerangraya.id | CILEGON

Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengusulkan bantuan benih bagi lahan pertanian seluas sekitar 10 hektare yang mengalami puso akibat banjir.

Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Cilegon, Mustofa, mengatakan lahan terdampak berada di Kecamatan Jombang dan tidak dapat dipanen karena terendam air dalam waktu cukup lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lahan yang diusulkan untuk bantuan sekitar 10 hektare berada di Kecamatan Jombang karena terendam cukup lama hingga tidak bisa dipanen,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, bantuan benih tersebut berasal dari cadangan pemerintah provinsi sebagai langkah antisipasi bencana pertanian. Realisasi bantuan akan disesuaikan dengan luas lahan terdampak serta hasil verifikasi dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Paramount Petals dan IAI Tangerang Wujudkan Gaya Hidup Sehat Melalui Pharmaphoria Fun Run 2025

Ia menambahkan, meski sebagian petani masih melakukan panen, dampak banjir sebelumnya cukup memengaruhi produksi pertanian di wilayah tersebut.

“Hasil panen di Cilegon umumnya untuk konsumsi sendiri dan sebagian dijual ke pasar,” katanya.

Sementara itu, kondisi pertanian pada 2026 dinilai relatif aman dari ancaman kekeringan. Curah hujan yang masih tinggi membuat sebagian lahan bahkan masih tergenang air.

“Sejauh ini tidak ada potensi kekeringan karena curah hujan masih tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua Pemuda Katolik Tangerang Gabung ke Perindo

Mustofa juga menyebutkan dukungan pemerintah pusat berupa bantuan pompa air telah diberikan sejak 2012. Saat ini, terdapat sekitar 64 unit pompa yang dimanfaatkan oleh kelompok tani.

Di Kota Cilegon sendiri, terdapat sekitar 186 kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan. Sentra produksi padi terbesar berada di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Jombang.

Adapun luas lahan baku sawah di Kota Cilegon mencapai sekitar 1.150,76 hektare. Pemerintah daerah juga terus menjaga keberlanjutan lahan melalui program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dengan membatasi alih fungsi lahan. (ian/fb/dam)

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Benyamin Minta Kadin Tangsel Dorong Ekonomi Daerah
Pemkot Permudah Izin, UMKM Diminta Bergerak Cepat
Berdayakan Perempuan Lewat Kewirausahaan, Pemkot Tangerang Gelar Roadshow Pelatihan PKHP di 13 Kecamatan
Inflasi Kota Tangerang Turun ke 1,54 Persen, Terendah Sepanjang 2026
Dekra Fest 2026 Angkat Kriya dan UMKM Lokal
Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri
Di Anugrahi “PLATINUM “,Bentuk Apresiasi Gubernur Banten Untuk PT. indah Kiat Pulp & Paper
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:20 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:58 WIB

Benyamin Minta Kadin Tangsel Dorong Ekonomi Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pemkot Permudah Izin, UMKM Diminta Bergerak Cepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:51 WIB

Berdayakan Perempuan Lewat Kewirausahaan, Pemkot Tangerang Gelar Roadshow Pelatihan PKHP di 13 Kecamatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:24 WIB

Inflasi Kota Tangerang Turun ke 1,54 Persen, Terendah Sepanjang 2026

Berita Terbaru