Global Institute Teken MoU dengan Kadin Bandara Shia

Global Institute Teken MoU dengan Kadin Bandara Shia
Ketua Kdin Bandara Shia Hj. Aam Maryamah, SH,MH (Kedua Kiri) Rektor Global Institute Dr. H. Dedi Royadi, M.Si (Ketiga Kiri) usai melakukan menandatanganan MoU.

KOTA TANGERANG | TR.CO.ID

Global Institute of Technology and Busines melakukan kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bandara Shia. Bentuk kerjasama tersebut dikuatkan oleh kedua belah pihak dengan meneken Momorandum of Understanding (MoU) yang bertepatan dengan kegiatan Wisuda ke 10 Program Sarjana Global Institute of Technology and Busines yang di gelar Grand Solmarina Hotel, Jatiuwung Kota Tangerang, dengan merapkan prokes ketat, Kamis (11/11/21).

Rektor Global Institute Dr. H. Dedi Royadi, M.Si mengaku bersyukur bahwa Global Institute mungkin salah satu kampus yang melakukan MoU dengan Kadin Bandara Shia. Pihaknya berharap Global Institute bukan sekedar anggota, tapi bermanfaat untuk Kadin Bandara Shia juga ada sumbangsih yang di terima dari kadin maupun Global Institute.

"Dan kami Alhamdulillah sudah menjadi bagian dari pada Kadin Bandara Shia, kami ucapkan terima kasih kepada ketua maupun teman - teman di Kadin Bandara Shia," ujarnya Kepada Wartawan.  

Royadi menambahkan, di antara salah satu Nota kesepakatan itu yakni bagai mana yang di awal mempermudah para Mahasiswa Global Institute bisa magang atau kerja di perusahaan - perusahaan yang tergabung didalam Kadin Bandara Shia. Mahasiswa lulus mereka punya ke ahlian tertentu terutama dibidang teknologi dan bisnis. 

"Kedepan anak - anak kita ini bisa mengisi di pos - pos tertentu di perusahaan - perusahaan minimal anggota kadin lah, karena dengan Kadin Bandara Shia kan dekat ni, setidaknya perusahaan teman - teman yang anggota kadin bisa merekrut mahasiswa - mahasiswa kami," tuturnya.

Lulusan Global Institute, sambung Royadi, banyak yang bekerja di luar negeri diantaranya seperti Singapore dan Japan, mereka (Mahsiswa_red) bekerja dibidang Informasi Tecknology (IT). Kendati demikian pihaknya berharap bagaimana agar antara dunia usaha industri dengan pendidikan di Global Institute ada hubungan yang cukup baik, sehingga pihaknya pun akan men krit kurikulum - kurikulum berdasarkan kebutuhan pangsa pasar, kebutuhan - kebutuhan dunia industri terutama perusahaan yang tergabung di Kadin Bandara Shia.

"Apa kebutuhan mereka kami akan krit dengan kurikulumnya, apa lagi sekarang kan kampus merdeka, dengan kampus merdeka ini kan automatically mereka bisa bekerja atau magang di perusahaan - perusahaan Kadin yang non mata kuliah yang khusus dari kami.     Jadi satu sampai dua tahun mereka bisa kerja praktek lah di perusahaan - perusahaan yang bukan ke ahliannya," paparnya.

Jadi, kata dia, bila dibayangkan bahwa bagai mana kita bersaing bukan dengan bangsa sendiri tapi nanti anak kita akan bersaing dengan negara - negara lain. 

"Bagaimana bisa adaptasi dengan hal - hal itu tanpa ada sinkronisasi dengan perusahaan - perusahaan dan dunia pendidikan. Kami ucapkan terima kasih kepada kadin bandara shia yang luar biasa memberikan masukan - masukan kepada kami terutama untuk mahasiswa dan tentunya untuk negara yang kita cintai ini," imbuh Royadi.

Sementara itu, Ketua Kdin Bandara Shia Hj. Aaam Maryamah melalui Staff Khusus, M. Hasbi Chaipadmol mengatakan, sudah menandatangani MoU dengan Global Institute, salah satu tujuan dari MoU tersebut yaitu untuk men gelinkkan antara dunia Industri dan dunia Akademis. 

"Hari ini kita sudah berjalan baik dan nanti untuk tenaga kerja, di wilayah tangerang ini kan sudah banyak pabrik dan penyerapan tenaga kerja yang cukup bagus kita harapkan nanti melalui Global Institute ini Perusahaan - perusahaan yang berada di lingkungan Kadin Bandara Shia maupun di luar Kadin, bisa SDM nya di tingkatkan lewat Global Institute," katanya.

Nah untuk Global Institute ini, kata Hasbi, kan ada tiga bidang yang di bidik yang pertama, untuk  IT yang kedua untuk Artificial intelligence sudah masuk ke rovulusi Industri 5.0. Kadin Bandara Shia sudah mepersiapkan semua kemungkinan - kemungkinan tekcnoloigi yang bisa di terapkan di badara nantinya.

"Nah dengan Global Institute ini kita mengharapkan technologi baru yang bisa di terapkan di Bandara Soetta disinilah peran kadin nanti terhadap perusahaan di bandra kita harapkan hubungan Akademis Bisnis dan Goverment (ABG). Kadin Bandara Shia juga sebelumnya telah melakukan MoU dengan PT Merpati Air diantara salah satu poin MoU itu untuk peningkatan SDM, secara garis besar memiliki kapabiltas dari yang bersifat umum, seperti pelatihan tekhnik mintenance dan lainnya," pungkasnya. (fj/dam)