Guru Ngaji dan Madrasah di

Guru Ngaji dan Madrasah di
 ILUSTRASI

 

LEBAK | TR.CO.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengucurkan bantuan sebesar Rp7,3 Milyar rupiah untuk diberikan kepada pimpinan Pondok Pesantren, Guru Madrasah Diniyah, serta guru Maghrib Mengaji. Pemberian bantuan tersebut dilakukan setahun sekali ketika akan memasuki hari raya Idul Fitri.

Dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag Kesra) Pemkab Lebak, Iyan Fitriyana, bantuan Rp7,3 Milyar tersebut secara rinci diberikan sebesar  Rp1.440.000.000 yang diperuntukan bagi 1600 pimpinan pondok pesantren, Rp3.255.000.000 diperuntukan bagi 5.425 orang guru Madrasah Diniyah, serta Rp2.620.250.000 untuk 10480 orang guru Maghrib Mengaji.  

“Iya bantuan tersebut diberikan setahun sekali, saat mau lebaran. Jadi, setiap guru  madrasah mendapatkan Rp600 ribu, pimpinan pondok pesantren Rp900.000 dan guru magrib mengaji Rp250.000,” kata Iyan Fitriyana kepada awak media, Senin (18/04/22).

Masih kata Iyan, pemberian insentif bagi pimpinan pondok pesantren, guru ngaji dan guru madrasah diniyah tersebut merupakan komitmen dari pemerintah daerah, terutama Bupati dan Wakil Bupati. Untuk itu, pihaknya berharap, jika bantuan tersebut sudah berproses dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) ke rekening masing-masing organisasi penerima, maka hendaknya pengurus organisasi menyalurkan ke penerima manfaat.

Masih kata Iyan, pemberian bantuan insentif kepada pimpinan pondok pesantren, guru madrasah dan guru mengaji tersebut sudah berlangsung sejak kepemimpinan periode bupati sebelum Bupati Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi. Sehingga, karena dianggap bermanfaat, program tersebut masih terus dilakukan sampai sekarang.

“Masih di proses di BKAD, nanti jika sudah di cair. Maka, saya berharap masing masing organisasi segera mendistribusikannya kepada para penerima bantuan. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi penerima, sehingga tak salah kiranya masih dipertahankan sampai sekarang,” ujar Iyan.

Sementara itu, Siti Rohaeti, seorang guru Madrasah di MDA Nurul Uqba, Kampung Suka Maju, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, membenarkan jika setiap tahun, dia dan teman temannya mendapatkan bantuan insentif dari Pemkab Lebak sebesar Rp600 ribu. Untuk tahun ini menurut kabar yang ia terima akan turun seminggu sebelum hari raya.

“Iya setiap tahun dapat bantuan insentif dari Pemkab Lebak. Alhamdulilah, lumayan buat tambah tambah membeli kebutuhan hari raya,” kata Siti Rohaeti. (jat/dam)