Iye - Awab bakal Tandem di Pilkada Cilegon

Iye - Awab bakal Tandem  di Pilkada Cilegon

CILEGON | TRM

Iye Iman Rohiman Bakal Calon (Balon) Walikota Cilegon dikabarkan telah memutuskan untuk berpasangan dengan H. Awab yang saat ini menjabat Ketua DPC Gerindra Cilegon pada kontestasi pilkada serentak di cilegon. Keputusan Iye memilih Awab itu terungkap dalam konsolidasi DPC partai Demokrat Cilegon di salah satu rumah makan, Senin (29/6) malam yang dihadiri tim Pemenangan Iye Iman Rohiman, beserta Awab.

Ketua DPC Demokrat Cilegon, Rahmatulloh mengungkapkan keputusan itu seiring dengan berakhirnya masa berlaku surat tugas yang dikeluarkan DPP partai Demokrat kepada Iye Iman Rohiman.

“Iye Iman Rohiman ditugaskan DPP Demokrat untuk mencari pasangan, dan hari ini sudah terjawab bahwa pasangannya adalah bapak H. Awab. Termasuk tugas untuk membangun komunikasi politik yang sudah terjawab, yakni PAN, PPP dan Demokrat, genap 8 kursi,” ungkap Rahmatulloh.

Rahmatulloh menambahkan, politik di Kota Cilegon terus berjalan dinamis. Kendati DPP Gerindra sudah memutuskan untuk berkoalisi dengan partai lainnya, namun hal itu menurutnya bukan menjadi persoalan bagi partainya untuk memberikan dukungan kepada pasangan Iye-Awab.

“Selama yang bersangkutan (Awab) tidak keberatan, kenapa tidak kita ambil kesempatan ini. Kalau yang memiliki saja tidak mau mengambil, ya terpaksa kita ambil. Mudah-mudahan kami partai koalisi tidak salah dalam mendukung pasangan Iye-Awab ini, karena sudah melalui kajian kita bersama. Kita harapkan segera akan dideklarasikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Iye Iman Rohiman yang dihubungi terpisah mengaku selain telah melaksanakan tugas dari partai berlambang mercy tersebut, pihaknya pun terus berkoordinasi secara intens dengan partai-partai koalisi lainnya.

“Yang namanya kita diberikan kepercayaan itu kan tidak kita abaikan. (Soal balon pendamping Awab-red) ya kalau diilustrasikan mencari mobil, ya mobilnya sudah ketemu, tapi kan penyerahnnya belum. Prinsipnya kita sekarang ini ada dalam satu keluarga besar, juga termasuk Demokrat di dalamnya. Artinya prosesnya itu masih berjalan, tapi saya sudah ajukan ini lho pendamping saya. Dan saya tidak mau mendahului atau mengklaim sesuatu yang belum final secara faktanya,” tuturnya. (yat/bn/dam)