Jadi Pintu Gerbang RI, Pemkot Tangerang Diminta Prioritaskan Pembangunan di Kecamatan  Benda

Jadi Pintu Gerbang RI, Pemkot Tangerang Diminta Prioritaskan Pembangunan di Kecamatan  Benda

TANGERANG | TR.CO.ID

Kecamatan Benda, Kota Tangerang adalah salah satu  wilayah yang berbatasan langsung Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Kecamatan  Neglasari. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang diminta lebih memberi atensi kepada  kecamatan seluas 5,92 Km persegi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo usai menggelar bakti  sosial Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang minggu ke-11 di RT 03/RW03, Kelurahan  Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Minggu (19/12/2021) siang.  "Pemerintah  Kota Tangerang harus memberikan perhatian lebih, terutama untuk akses jalan, akses  kesehatan, akses pendidikan serta akses politik dalam hal ini administrasi kependudukan. Jadi  jangan sampai Kecamatan Benda sebagai pintu masuk Indonesia menjadi daerah tertinggal,"  ucap Gatot.

Dia menambahkan, penting bagi masyarakat Kecamatan Benda teredukasi sebagai warga yang  menjadi 'wajah depan' Republik Indonesia. "Ya itu tadi, makanya sarana dan prasarana harus lebih  ditingkatkan," terangnya.  Disinggung, apakah selama ini perhatian yang diberikan Pemkot Tangerang kurang, pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang ini  menambahkan sebetulnya cukup baik. "Tapi memang harus terus ditingkatkan," jelasnya.

Sementara Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Tangerang Andri S Permana menambahkan,  kehadiran PDI Perjuangan hari ini di Kecamatan Benda adalah untuk menegaskan perhatian  partainya. Bahwa ujarnya memang sudah seharusnya arah kebijakan Pemkot Tangerang  diprioritaskan lebih di wilayah Kecamatan Benda.

"Jadi hasil pantauan kami selama melakukan baksos, sebagai kecamatan yang berbatasan  langsung dengan bandara, malahan perlu perhatian lebih dalam bidang infrastruktur dan lainnya  yang menjadi kebutuhan dasar di Kecamatan Benda," ucap pria yang juga Sekretaris DPC PDI  Perjuangan Kota Tangerang ini.

Selain itu, ia memberi masukan agar Pemkot Tangerang mengubah arah kebijakan  pembangunan ke wilayahan area perbatasan dengan bandara. "Geser arah kebijakan  pembangunan dari wilayah tengah dan timur ke Kecamatan Benda dan Neglasari," pungkasnya.(cng)