TANGERANG | TR.CO.ID
Pendidikan Karakter dan Literasi Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Tangerang bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada pembentukan karakter dan literasi siswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan kolaborasi ini ditandai dengan kunjungan kerja Direktur Jenderal PAUD Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, ke SMP Negeri 20 Kota Tangerang, Senin (30/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gogot memastikan sejumlah program prioritas nasional di bidang pendidikan telah berjalan dengan baik di Kota Tangerang. Program tersebut antara lain Tujuh Kebiasaan Anak Hebat serta penguatan literasi digital melalui program TUNAS (Tunggu Anak Siap).
Ia menegaskan, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda yang sehat, beretika, dan berdaya saing.
“Sekolah harus mampu menjadi wadah pembentukan karakter, bukan hanya fokus pada aspek akademik semata,” ujarnya.
Gogot juga menekankan empat prioritas utama yang perlu diperkuat oleh satuan pendidikan, yakni gerakan ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Inklusif), konsistensi penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat, penciptaan lingkungan sekolah bebas perundungan, serta peningkatan literasi digital melalui penggunaan gawai secara bijak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah pusat.
Menurutnya, arahan yang diberikan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pendidikan di Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan infrastruktur pendidikan.
“Kami berkomitmen memperkuat sarana prasarana serta mewujudkan sekolah yang ASRI dan bebas perundungan di seluruh wilayah Kota Tangerang,” jelasnya.
Kepala sekolah, Wiwin Handayani, menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi warga sekolah untuk terus mengembangkan budaya positif, khususnya dalam penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sarana pendukung gerakan ASRI dari Kemendikdasmen kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan konkret dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang semakin meningkat serta mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Hab)









