Kinerja E-Waroeng Dikeluhkan, Kadinsos Perintahkan TKS Chek Lapangan

Kinerja E-Waroeng Dikeluhkan, Kadinsos Perintahkan TKS Chek Lapangan
Eka Darma Putra, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak.

LEBAK | TRM

Menanggapi adanya keluhan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Asem Margaluyu, terkait hak belanja KPM yang ditengarai dikebiri oknum E-Waroeng.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak, Eka Darma Putra mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Tenaga Kerja Sosial (TKS) Kecamatan Cibadak, untuk segera melakukan cros chek lapangan.

Menurut Eka, bahwa terkait keluhan KPM di Desa Asem Margaluyu hasil dari cross chek lapangan bahwa hasilnya, beras sesuai yang dikirim supplier yaitu 13 kg, telor ayam 15 butir, Kacang ijo 0,6 kg, jeruk 0,6 kg.

"Terkait hal itu, sudah saya perintahkan TKSK Cibadak, untuk segera cross chek lapangan. Hasilnya, sesuai yang dikirim supplier 13 kg, telor ayam 15 butir  kacang ijo 0,6 kg dan jeruk 0,6 kg," ujar Eka, Selasa (10/11).

Eka menjelaskan, dirinya telah berulang-ulang menegaskan agar E-Waroeng dapat melayani KPM dengan maksimal, sesuai dengan prinsif 6T (tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kwalitas, tepat administrasi). Hal itu, sesuai dengan fakta integritas yang telah di tanda tangani E-Waroeng.

"Berulang kali saya tegaskan, agar E-Waroeng dapat melayani KPM dengan maksimal. Prinsif 6T adalah acuannya. Terpenting lagi, E-Waroeng sudah menanda tangani fakta integritas pada pemerintah," terangnya.
 
Sementara, Sutihat KPM Desa Asem Margaluyu saat dihubungi media ini menyatakan, bahwa untuk bulan November ini KPM Desa Asem Margaluyu dari E- Waroeng, telah mendapatkan 13 kg beras, 15 butir telur, 1 bungkus tahu, 0,9 jeruk.

"Ini fakturnya pak, sebelumnya boro-boro dikasih faktur. Diminta pun tak pernah digubris E Waroeng. Untuk jeruk, tak enak dikonsumsi karena rasanya masam," ungkapnya lirih.

Sebelumnya, seperti dikeluhkan dua orang KPM Desa Asem Margaluyu Sutihat dan Mae, bahwa layanan E-Waroeng Desa Asem Margaluyu terindikasi mengebiri hak KPM.

Pasalnya, menurut KPM tersebut, untuk realisasi bantuan  sembako rotasi Oktober 2020 ini, mereka hanya mendapatkan 8 kg beras, 1 kg telor ayam dan 1/2 kg kacang hijau. Ditengarai nilai bantuan tersebut kurang dari 150 ribu rupiah dari total hak belanja KPM sebesar 200 ribu rupiah.

"Utuk Oktober tahun ini, melalui E- Waroeng, kami  hanya dapat 8 kg beras, 1 kg telur ayam dan 1/2 kg kacang hijau,. Bulan sebelumnya juga tidak beda jauh pak," keluhnya. (yan/rai/zal/jojo)